Disaksikan KPK, Pemda Wakatobi Tandatangani Pakta integritas Pengelolaan Aset

50
Ketgam : Proses penandatanganan pakta integritas Pengelolaan Aset yang di saksikan oleh kepala satgas pencegahan direktorat wilayah IV KPK, Niken Arianti, Wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daut dan sekda wakatobi La jumadin. Foto : Arjuno/ satulis.com

SATULIS.COM, WAKATOBI Dengan disaksikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pemerintah daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD), melakukan penandatanganan pakta integritas pengelolaan aset, di Aula Desita dan Resort, Kecamatan Wangi-wangi, Rabu (9/6/2021).

Kepala Satgas Pencegahan Direktorat wilayah IV KPK, Niken Arianti saat konferensi pers mengatakan, KPK dari wilayah IV sangat mendorong penataan aset untuk di amankan agar tidak ada permasalahan ke depan.

Di samping agar tidak dapat lagi laporan-laporan aset hilang, serta masih di kuasai oleh pihak yang tidak berhak dan lain sebagainya.

- Advertisement -

“Ini ada ibu wakil yang masih lanjut ke beberapa tahun ke depan untuk menjaga komitmennya, supaya ada peningkatan sisi skor saja, tapi secara subtansial ada. Dan harapan kami perbaikan birokrasi dapat di laksanakan,” ujarnya.

Terkait dengan persoalan Bandara Maranggo yang baru di serah terimakan dari Pemda Kabupaten Buton ke wakatobi, Niken Arianti, mengharapkan kepada Pemda Wakatobi agar bisa melakukan pengelolaan secara baik serta segera dilakukan balik nama sertifikat dan pengurusannya jangan di tunda-tunda.

“Kemudian di manfaatkan sebesar-besarnya dan hasilnya semua masuk ke kas daerah yang dan di manfaatkan sebenar-besarnya untuk masyarakat di Wakatobi. Jadi intinya KPK intinya KPK di amankan, di kuasai, di manfaatkan dan di kembalikan kembali ke masyarakat, sehingga usaha pencegahan itu berlangsung,” ungkapnya.

Sementara wakil Bupati Wakatobi Ilmiati Daut berharap dengan adanya penandatangan fakta integritas yang di tanda tangani oleh semua kepala OPD agar menindak lanjuti penandatanganan fakta integritas kepada seluruh ASN di OPD masing-masing.

“Artinya belajar bertanggung jawab kepada diri kita terhadap apa yang telah di amanatkan oleh negara,” singkatnya. (Adm)

Baca Juga :  Dugaan Polusi AMP PT Golden Prima, Masyarakat Tunjuk JLO Jadi Kuasa Hukum

Penulis : Arjuno
Peliput : Gunardih Eshaya

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry