Rabu, Januari 14, 2026

Ahadyat Zamani : MTQ Seharusnya Memberi Manfaat, Bukan Meminta Ke Rakyat

SATULIS.COM, BAUBAU – Terkait sumbangan sukarela dalam perhelatan event religi tahunan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dimintai kepada masyarakat, masih menjadi pro dan kontra hingga saat ini. Ketua Komisi III Bidang Keserahteraan Rakyat,  Muh. Ahadyat Zamani memberikan tanggapan terkait hal itu saat dihubungi via telepon, Minggu (23/2/2020).

Muh. Ahadyat Zamani anggota DPRD Kota Baubau dari Partai NasDem ini menjelaskan secara khusus memang kecamatan tidak punya anggaran untuk kegiatan MTQ, tetapi untuk tingkat Kota seharusnya ada yang dianggarkan.

“Meskipun kerelaan, janganlah masyarakat kita secara umum dibiasakan seperti itu. Kalaupun butuh sumbangan sifatnya bisa donatur yang terpilih dalam hal ini partner pemerintah seperti CSR pilihan, masyarakat kan punya kebutuhan hidup masing-masing,” pungkasnya.

Menurut Ahadyat, MTQ yang sejatinya diselenggarakan oleh pemerintah seharusnya memberi manfaat ke rakyat tapi kenyataannya pemerintah yang meminta ke rakyat.

Jika ingin menghimpun dana, bisa dimusyawarahkan secara matang tanpa harus kembali ke masyarakat. Sumbangan yang dilakukan pemerintah untuk meramaikan MTQ dianggap cara yang tidak betul untuk konteks kesejahteraan rakyat.

Praktisi hukum dan pemerhati sospol, Erwin Usman pun buka suara terkait peristiwa ini. Jika memang MTQ event daerah, tentu sudah direncanakan dan dimasukkan dalam RKA dinas terkait lalu di APBD-kan di tahun berjalan.

Partisipasi masyarakat dalam mensukseskan event bisa banyak ragamnya. Seperti menjaga ketertiban, ikut dalam lomba, dan hadir untuk meriahkan acara.

“Walikota Baubau mestinya ada penegasan soal ini. Agar tidak ada multi tafsir yang berbeda atas narasi “sesuai dengan perintah” atau “sesuai dengan arahan”. Sekaligus menjelaskan teknis kegiatan MTQ ini termasuk sisi pendanaannya. Apalagi sebelumnya Wakil Walikota sudah berkomentar,” ujarnya.

Baca Juga :  PAD Baubau Anjlok, Ahmad Monianse: Perlu Sumber Pendapatan Baru

Seorang netizen dengan akun Facebook Fadly Ambrin Rizqullah menafsirkan jika dihitung jumlah penduduk kota Baubau 137.118 jiwa di bagi 4 menjadi 34.279.5 jiwa. Jika seperempat penduduk kota Baubau menyumbang kepada Pemkot untuk kegiatan MTQ sebesar Rp.5.000.

Maka Sumbangan dari masyarakat  sebanyak Rp. 1.713.975.000 (satu milyar tujuh ratus tiga belas juta sembilan ratus tujuh puluh limah rubu). Dana yang sangat besar untuk kegiatan MTO. Hebat yang

mencetus program pengumpulan sumbangan masyarakat. (adm)

(Cahya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles