SATULIS.COM, Buton Tengah – Pemerintah kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) melalui tim gugus pencegahan covid-19 Buteng akhirnya membeberkan beberapa fakta penumpang kapal Lambelu yang tiba beberapa waktu lalu di pelabuhan Murhum Baubau.
Hal itu di ketahui usai tim gugus pencegahan kabupaten mendapat laporan dari tim Kecamatan Mastim bahwa penumpang KM Lambelu sekarang mengalami panas yang tinggi dan sementara lagi di awasi.
“Berdasarkan data dari tim gugus Kecamatan Mastim, ada keluarga yang datang pakai Lambelu (6/4/2020) lalu kini mendapat perhatian ekstra,” kata jubir gugus covid-19 Buteng dr Karyadi di sekretariat daerah, Rabu (15/04/2020).
Berdasarkan informasi yang di dapat, lanjut Karyadi, mereka diketahui mendapat gejala covid (demam) satu hari setelah tiba. Kemudian dari tim gugus melakukan pemeriksaan awal rapied test.
“Berdasarkan pemeriksaan dokter PDP ini umur 2 tahun 9 bulan yang masuk kategori PDP ringan asal Mastim sudah di lakukan rapied test awal yang hasilnya negatif begitupun kepada kedua orang tuanya dan saudaranya yang kontak erat kita sudah lakukan rapied test dan hasilnya pun negatif. Selanjutnya kita akan lakukan pemeriksaan lagi 10 hari kedepan untuk mengetahui perkembangannya,” ujarnya.
Diketahui, hingga saat ini keluarga asal Mastim yang baru balik dari rantau menggunakan KM Lambelu terus di pantau kesehatannya. Untuk sementara mereka masih di beri perawatan (obat) sesuai dengan gejala penyakitnya sambil menunggu hasil tes di tanggal 24 April mendatang. (Adm)
Peliput : Arwin
