Kamis, Januari 15, 2026

97,14 Persen Siswa SMA N 1 Baubau Sudah Divaksin

SATULIS.COM, BAUBAU – Vaksinasi bagi siswa siswi SMAN 1 Kota Baubau terbilang berhasil. Bagaimana tidak, dari total 1.300 siswa SMAN 1 itu, tersisa 32 yang belum melaksanakan vaksin. Jika, dipresentasikan, jumlah siswa yang sudah divaksin mencapai 97,14 persen. Itupun dikarenakan ada siswa yang memang tidak bisa divaksin akibat suatu penyakit.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kota Baubau, Muhammad Radi, mengatakan jumlah siswa yang sudah divaksin dan belum divaksin telah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Provinsi. Termasuk data guru-guru yang sudah divaksin mencapai 100 persen. Baik, vaksin pertama, maupun vaksin kedua.

“Jadi tinggal 32 siswa yang belum di vaksin. Kalau gurunya itu 100 persen sudah di vaksin,” beber Radi saat di wawancara di ruang kerjanya, Selasa (08/03/2022).

Mantan guru SMA Negeri 2 itu menuturkan, ke-32 siswa yang belum divaksin tersebut memang beralasan. Ke-32 siswa tersebut mengidap suatu pentakit, seperti gatal-gatal, alergi, penyakit jantung, sehingga dokter tidak mengizinkan untuk vaksin. Mereka dikantongi dengan surat keterangan dari dokter. Meski demikian, ke-32 siswa tersebut masuk dalam daftar tunda.

“Bahkan ada dokter yang dari Mabes Polri yang kirim langsung dan bekerjasama dengan Polres. Dan memang yang sakit ini tidak bisa dipaksa untuk vaksin. Biar orang tua mau, tapi kalau tidak bisa jangan dipaksakan,” ungkapnya.

Meskipun, tetap tidak dapat dilakukan vaksin, ke-32 siswa tersebut tetap diizinkan untuk mengikuti proses belajar seperti biasanya. Apalagi, sudah ada dari Menteri Pendidikan yang mengatakan bahwa bagi siswa yang belum menerima suntikan vaksin, tetap dapat mengikuti proses belajar proses belajar seperti biasa.

“Hanya yang kami tegaskan selalu menggunakan masker, setiap siswa wajib menggunakan masker tinggal itu yang kita perketat,” tegas Rudi.

Baca Juga :  Wali Kota Serahkan SK Penetapan Lokasi TPU Umat Kristiani

Selain 32 siswa tersebut, ada juga empat orang siswa yang orang tuanya merasa keberatan jika anaknya divaksin. Namun, dengan melakukan pendekatan dan edukasi yang baik, orang tua keempat siswa tersebut akhirnya mengizinkan anak mereka untuk divaksin.

“Kita panggil orang tuanya, kita bicara dari hati ke hati, kita jelaskan tentang vaksin ini, yang kebetulan di SMAN 1 Baubau ada dua siswanya yang jadi duta vaksin,” tutupnya.

Penulis : Firman
Editor : Hariman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles