Rabu, Januari 14, 2026

Lobi Penambahan Kuota Minyak Tanah Subsidi, Pengusaha Ini Suap Rp 1,2 Miliar ke Oknum Kementerian ESDM

SATULIS.COM, Baubau – Praktek dugaan suap menyuap orang dalam (ordal) di Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) diungkap oleh salah seorang pengusaha bidang Migas ternama asal kota Baubau FB (Inisial).

Praktek dugaan suap itu dilakoni sendiri oleh FB yang mengaku memberikan uang sejumlah Rp 1,2 Miliar kepada oknum di kementerian ESDM. Tujuannya, agar dia mendapat penambahan kuota minyak tanah subsidi di wilayah Buton Tengah secara tidak prosedural.

Pengakuan FB dalam percakapan dengan kerabatnya di kediamannya di Kota Kendari, terekam dalam durasi sekitar 53 menit. Dalam rekaman suara, orang yang di duga FB menceritakan usahanya dalam memperoleh kuota minyak hingga mengaku memberikan suap kepada oknum di Kementrian ESDM senilai Rp 1,2 Miliar. Belum jelas, siapa oknum di kementerian ESDM yang menerima suap dari FB.

Dalam rekaman itu, FB meminta peningkatan kuota penjual minyak tanah subsidi dibeberapa wilayah, utamanya Buton tengah. Guna memuluskan usaha FB, diduga ada keterlibatan oknum dalam Pertamina Fuel Terminal Baubau. Bahkan nama menteri ESDM, Bahlil Lahadalia ikut disebut FB.

Dalam percakapannya, FB mengaku uang yang dikeluarkan Miliaran rupiah untuk mengenjot jatah minyak tanah subsidi, sudah akan kembali hanya dalam hitungan beberapa bulan saja. Olehnya, dia tidak segan mengeluarkan sejumlah dana. Terlebih, usaha Migas yang dikelolanya tersebar pada beberapa wilayah di Sultra, utamanya wilayah Kepton.

Untuk meraup keuntungan yang lebih besar, FB mengaku melakukan penimbunan minyak. Caranya, jatah minyak yang diberikan setiap harinya dari Pertamina, tidak seluruhnya disalurkan ke agen untuk dijual ke masyarakat. Jatah yang ditimbun baru akan dikeluarkan saat harga minyak tanah “Panas”.

Berkait kebenaran rekaman tersebut, pengusaha FB yang dikonfirmasi via handphone nya, Senin (17/03) belum memberikan respon.

Baca Juga :  Unjuk Rasa Kenaikan BBM, 854 Personil Polisi di Siagakan

Diketahui, ada tiga perusahaan BBM yang menjalankan bisnis minyak tanah di Buteng. Ketiga perusahaan itu yakni, Usaha Dagang (UD) Sejati Bumi, CV Miko Utama dan UD Faisal. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles