SATULIS.COM, BAUBAU – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau dibawah kepemimpinan Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE dan Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc pada Kamis (04/08/2025) atau menjelang Jumat (05/08/2025) di rujab Wali Kota Baubau menyelenggarakan sebuah tradisi adat dan budaya Buton Gorana Oputa.
Gorana Oputa adalah sebuah tradisi ritual keagamaan di Kota Baubau yang merupakan simbol cinta dan penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW, serta bentuk munajat (doa) dari Sultan untuk memohon keberkahan bagi rakyatnya.
Tradisi ini juga menjadi awal dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Baubau dimana Sultan memohon kepada Allah SWT agar rakyatnya terhindar dari musibah dan tetap mengamalkan norma-norma keislaman.

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE dalam keterangannya persnya, mengungkapkan, dengan tradisi ritual keagamaan Gorana Oputa diharapkan agar doa-doa yang dipanjatkan dapat membuat negeri ini tentram dan aman. Apalagi, agenda ini juga merupakan kegiatan untuk menjalin silaturahmi atara pimpinan daerah dengan masyarakatnya.
Orang nomor satu di Kota Baubau ini tetap berkomitmen sesuai dengan visi dan misinya untuk melestarikan tradisi budaya ritual Gorana Oputa dan memperingati hari lahirnya Nabi Muhammad SAW untuk setiap tahunnya diadakan.
“Mudah-mudahan ini bisa berlanjut terus kita jadikan budaya kita yang memang harus dilestarikan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, turut hadir dalam pelaksanaan Gorana Oputa adalah Dandim 1413 Buton Letkol Inf Arif Ariyanto, SE, Kapolres Baubau AKBP Mayestika Hidayat, SIK, MH, Ketua DPRD Buton Ardin Jufri, ST perwakilan Kejari Baubau dan seluruh kepala-kepala OPD. (Adm)
