SATULIS. COM, Buton Tengah – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kabupaten Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) memusnahkan ratusan blangko ijazah SD dan SMP yang bertempat di halaman kantor dinas PK.
Pemusnahan dokumen negara tersebut dilakukan dengan cara dibakar yang disaksikan langsung oleh pihak kepolisian setempat (Kapolsek Lakudo).
Kepala dinas PK, Abdulla, saat dikonfirmasi menuturkan bahwa pemusnahan dokumen tersebut sebagai langkah untuk mengantisipasi adanya oknum nakal.
“Blangko sengaja kita musnahakan karena sudah tidak terpakai lagi. Selain itu untuk mengantisipasi ada oknum tertentu yang memanfaatkan blangko itu,” ujar Abdullah, Senin (15/02/2021).
Menurutnya, pemusnahan blangko ijazah dilaksanakan sesuai ketentuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
“Ijazah ini mekanismenya beda. Kala dulu distribusinya di hitung yang lulus, sekarang tidak. Ijazah itu di drop berlebihan dan yang dibakar tadi itu sisa blangko yang sudah tidak terpakai,” katanya.
Saat ditanya selain blangko SD dan SMP, apakah masih ada blangko lain yang tersisa dan akan di musnakan seperti blangko lainnya, mantan kepala BKKBN tersebut mengatakan ada namun belum di lakukan pengecekan.
“Selain SD dan SMP, PKBM juga ada tapi belum kita cek berapa ijazah blangko ijazah yang tidak digunakan,” terangnya.
“Yang jelas kita lakukan ini untuk mengatisipasi adanya penyalagunaan,” tegasnya.
Diketahui, siang tadi dinas PK Buteng melakukan pemusnahan ratusan blangko ijazah yang terdiri dari 159 lembar blangko ijazah SD dan 73 lembar blangko ijazah SMP. (Adm)
Peliput : Arwin
