Rabu, Januari 14, 2026

Sopir Truk Curhat Proyek Buteng Gunakan Mobil Luar, Ini Jawaban Kadis PU

SATULIS.COM, BUTON TENGAH – Curhatan sopir dump truk Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara di media sosial facebook mendapat jawaban dari Pemerintah Daerah (Pemda) Buteng.

Melalui Kadis Pekerjaan Umum (PU) Buteng, Aminuddin menuturkan bahwa apa yang dicurhatkan oleh LD Salim dalam grup facebook memang benar. Sebab beberapa proyek yang sementara dikerja belum membutuhkan mobil yang cukup banyak.

“Tau sendiri kan kalau sekarang lagi proses cutting jalan, jadi belum membutuhkan mobil yang banyak,” kata Aminuddin saat dikonfirmasi melalui sambungan telponnya, Senin (02/08/2021).

Kendati demikian, ia tetap menipis tudingan jika semua proyek daerah di Buteng gunakan truk luar. “Tetapi tidak benar juga kalau tidak ada mobil lokal yang tidak dipakai jasanya,” katanya.

Meski begitu, Aminuddin menegaskan apabila para kontraktor telah menyelesaikan proses cutting, dapat dipastikan para supir lokal akan terpakai jasa kendaraannya.

“Pekerjaannya kan step by step tidak sekaligus. Jadi tidak terlihat harus mengunakan kedaraan secara besar besaran begitu. Mungkin nanti penimbunan baru kemudian mereka akan dipanggil karena itu pasti menggunakan kendaraan yang banyak,” terangnya.

Guna mengakomodir curhatan sopir truk di media sosial, pihaknya memberikan ruang pada para sopir untuk bisa bekerja. Sebab, kedepan tidak akan dilakukan pembatasan lagi.

“Tadi saya sudah konfirmasi. Jadi memang awalnya dibatasi tapi sekarang tidak lagi. Yang jelas mereka (para sopir) bisa ke basecamnya PT. AURELLINA untuk konfirmasi langsung, jika memang sudah masuk tahap penimbunan,” kunci kadis PU, Aminuddin.

Jawaban Kadis PU Buteng itu, menanggapi postingan akun facebook bernama @LD Salim yang menghebokan sebuah grup. Dalam unggahannya pria yang di duga berprofesi sebagai sopir dump truk itu mengeluhkan proyek di Buton Tengah Buteng yang tidak menggunakan jasa angkutan mereka. Sehingga, ia meminta kepada pemerintah daerah untuk memikirkan nasib mereka. Begini curhatan LD Salim melalui status facebooknya.

Baca Juga :  Ratusan Sopir Truk Buteng Kecewa pada La Ramo, Ketua Dewan Akomodir Aspirasi

“Kita bagian dari sopir trak damping🙏🙏🙏kepada siapa kami mau curhat karna hampir semua pekerjaan proyek rata-rata mobilnya di luar buteng🙏mohon kiranya yg pemangku kebijakan memikirkan suara hati kami🙏kita idam idamkan pemekaran ternyata yg diberdayakan orang-orang luar Buteng,” tulis LD Salim saat curhat di akun Facebooknya.

“Tolong pemerintah Buteng jangan hanya dipikirkan kepentingan pribadi dan golongannya kalau bisa pikirkan juga dengan kita pribumi tolong dibuka pintu hatinya agar tau juga penderitaan kami🙏karena pemerintah kitalah yg bertanggungjawab dalam hal ini yg mengenai penderitaan kami dan kepuasan kami🙏, ” sambungnya lagi. (Adm)

Peliput : Arwin
Editor : Basyarun

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles