SATULIS.COM, Baubau – TP PKK Kota Baubau terus menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat. Bertempat di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) pada Jumat (30/01/2026), Ketua TP PKK Kota Baubau Hj Sitti Aryati Yusran secara resmi membuka rapat penyusunan program kerja Tim Pembina Posyandu (TPP) Kota Baubau serta Rencana Pendampingan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026.
Dalam sambutannya, ketua TP PKK Kota Baubau menekankan pentingnya penguatan struktur pada 168 posyandu yang tersebar di seluruh wilayah Baubau. Penguatan ini mencakup penyelarasan SK Kelompok Kerja Operasional (SKPP) di tingkat kecamatan dan kelurahan, serta optimalisasi fungsi sekretariat.
“Langkah besar kita tahun ini adalah memastikan seluruh posyandu di Kota Baubau terdaftar secara resmi di Kemendagri. Legalitas ini krusial agar koordinasi pusat dan daerah berjalan linier,” ujarnya.

Menurut Hj Sitti Aryati Yusran, fokus utama program kerja tahun 2026 meliputi aspek sarana dan prasarana. Sebanyak 43 posyandu lokus akan menjadi sasaran utama revitalisasi, yang meliputi Fisik dan Inventaris berupa perbaikan bangunan, pengadaan kursi, meja, dan alat kesehatan (alkes). Kemudian, peningkatan kapasitas yakni pelatihan bagi 6 kader SPM untuk menjamin kualitas layanan yang terukur.
Serta digitalisasi yakni pengembangan pelaporan berbasis online melalui aplikasi E-Posyandu. Dan saat ini, Pemkot Baubau sedang menjajaki kerja sama strategis dengan perguruan tinggi untuk membangun sistem data yang akurat dan real-time.
Diungkapkan, Pemkot Baubau juga memperhatikan sisi operasional dan kesejahteraan ujung tombak layanan kesehatan. Dalam rencana anggaran, dipastikan adanya pembiayaan untuk honorarium kader dengan skema minimal 10 orang per posyandu, serta dukungan biaya operasional lainnya guna menjamin keberlangsungan kegiatan di lapangan.
Sementara itu, rapat penyusunan program kerja Tim Pembina Posyandu (TPP) Kota Baubau serta Rencana Pendampingan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Tahun 2026 turut dihadiri oleh jajaran pengurus TPP Kota Baubau, perwakilan kecamatan, dan instansi terkait guna menyinkronkan langkah menuju Baubau yang lebih sehat dan sejahtera. (adm)
