Minggu, Februari 15, 2026

Baubau Bersih, Wujud Nyata Gerakan Nasional Indonesia Asri

SATULIS.COM, Baubau – ​​​​​​​​Pemerintah Kota Baubau menunjukkan komitmen penuh terhadap kelestarian lingkungan dan mendukung gerakan nasional Indonesia Asri dengan menggelar aksi kerja bakti serentak pada Jumat (13/02/2026).

Peninjauan langsung dilakukan oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc di beberapa lokasi yang dijadikan titik aksi kerja bakti yakni kawasan pasar wameo, lingkungan benteng keraton dan lingkungan Sulaa Kecamatan Betoambari untuk memastikan gerakan ini berjalan masif di berbagai titik strategis.

Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc dalam keterangan persnya Jumat (13/02/2026) mengatakan, aksi kerja bakti bukan sekadar agenda rutin Pemkot Baubau, melainkan tindak lanjut dari Instruksi Presiden terkait Gerakan Nasional Indonesia Asri. Dalam aksi kali ini, Pemerintah Kota Baubau tidak bergerak sendiri melainkan bersinergi kuat dengan keterlibatan personel TNI, Polri, serta Batalyon Raja Wakaaka.

“Hari ini Pemerintah Kota Baubau bersama masyarakat bersatu padu. Kita dibantu rekan-rekan TNI, Polri, dan Batalyon Raja Wakaaka yang tersebar di beberapa lokasi,” ujar Wakil Wali Kota di sela-sela peninjauan.

Ditambahkan, untuk efektivitas pembersihan, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dibagi ke dalam beberapa zona prioritas, di antaranya Kawasan Masjid Islamic Center dan pasar Wameo yang menjadi fokus utama pembersihan dengan melibatkan Dinas Kominfo, PUPR, Sekretariat Dewan (Setwan), Dinas Perikanan, Dinas Dikmudora, Bapas Baubau, dan Pemerintah Kelurahan Wameo.

Demikian pula dengan lingkungan seperti Kelurahan Melai dan Sulaa juga melibatkan aparatur kelurahan setempat dan dinas teknis lainnya untuk menyisir drainase dan tumpukan sampah dalam wilayah tersebut.

 

Wakil Wali Kota Baubau menegaskan aksi kerja bakti tentunya tidak akan berhenti pada hari ini saja. Karena itu, mengingat pentingnya penguatan gerakan kebersihan nasional, aksi ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Pencairan BLT Provinsi Menungu Data Dinsos Sultra

“Urusan kebersihan itu harus kita jadikan sebagai budaya. Zaman dulu, gotong royong adalah jati diri kita. Kami menghimbau masyarakat untuk terus melakukan aksi bersih-bersih, minimal di lingkungan rumah masing-masing,” ungkapnya.

Wa Ode Hamsinah Bolu juga menitipkan pesan khusus kepada perangkat RT/RW agar menjadi motor penggerak bagi warga. Dengan prinsip bahwa “Kebersihan adalah Sebagian dari Iman”, diharapkan kesadaran menjaga lingkungan tumbuh secara alami dalam sanubari setiap warga Baubau. (Adm)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles