Kamis, Februari 19, 2026

Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Pemkot Baubau Perketat Strategi Pengendalian Inflasi

SATULIS.COM, Baubau – ​​​​​​​​Pemerintah Kota Baubau bergerak cepat memastikan stabilitas harga pangan menjelang bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) yang digelar di Aula Lantai II Kantor Wali Kota, Jumat (13/2/2026), Wakil Wali Kota Baubau menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat.

Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc mengatakan, rapat koordinasi tingkat tinggi melibatkan seluruh unsur internal OPD, mulai dari Asisten II, Sekda, hingga Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Distan dan Ketapang, Dinas Perikanan.

Tak hanya internal, sinergi juga diperkuat dengan kehadiran instansi vertikal seperti Bulog, BPS, BPOM, KSOP pelabuhan Murhum, serta unsur Forkopimda dari Polres Baubau, Kodim, dan POSAL.

“Inflasi bulan Januari dan Februari memang menunjukkan kenaikan dibanding periode yang sama tahun lalu, salah satunya karena hilangnya intervensi subsidi listrik 50 persen yang ada tahun lalu. Namun, kita tidak perlu khawatir berlebihan. Pemkot Baubau mengerahkan segala daya untuk melayani masyarakat dalam penyediaan pangan berkualitas dengan harga ekonomis,” ujarnya.

 

Ditambahkan, sebagai langkah konkret, Pemkot Baubau telah meresmikan Gerakan Pangan Murah (GPM) di Stadion Betoambari yang berlangsung hingga Sabtu besok (14/02/2026). Kedepannya, pasar murah tidak akan dipusatkan di satu titik saja, melainkan akan menyasar berbagai pelosok di Kota Baubau.

Tujuannya agar masyarakat di pinggiran juga terjangkau dan tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi mahal untuk mendapatkan stok pangan. Ini adalah instruksi nasional agar masyarakat bisa memasuki bulan Ramadan dengan tenang dan stok yang cukup.

”Komoditas utama seperti beras (SPHP maupun premium), minyak goreng, gula pasir, telur, serta bawang merah dan putih telah disiapkan. Bahkan, Dinas Pertanian turut menjajakan produk lokal seperti buah naga hasil binaan petani setempat,” ungkapnya.

Baca Juga :  Cafe My Way Sandera Motor Rental

Dalam pertemuan tersebut, TPID Kota Baubau menyepakati tujuh poin rekomendasi utama untuk menjaga stabilitas ekonomi hingga Idul fitri nanti yakni pertama untuk jaminan Stok Dinas Perindag Koperasi dan UKM, Distan dan Ketapang dan Dinas Perikanan diharapkan senantiasa untuk memastikan ketersediaan bahan pangan yang cukup dan stabilitas harga menjelang Ramadah hingga Idul Fitri. Kedua, penguatan pengawasan serta sosialisasi kepada parapedagang agar harga jual komoditas tidak melampauiHarga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan.

Ketiga, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk meningkatkan frekuensi dan efektivitas pelaksanaan Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan menerapkan prinsip 4T (Tepat Waktu, Tepat Sasaran, Tepat Lokasi, dan Tepat Komoditas), dan melakukan koordinasi kepada Instansi Vertikal, BUMN dan BUMD untuk mengambil peran strategis dalam pelaksanaan GPM selama bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Keempat, Perum Bulog diharapkan dapat mempercepat distribusi Minyakita dengan mekanisme penyaluran langsung ke pedagang eceran.

Kelima, Dinas Pertanian dan Ketapang untuk memperkuat pembentukan klaster-klaster pangan di Kecamatan/Kelurahan (seperti Program KEDAI) serta penguatan gerakan tanam mandiri, khususnya untuk komoditas yang berpotensi menjadi penyumbang inflasi.

Keenam, Sekretariat TPID Kota Baubau memfasilitasi perluasan kerjasama antar daerah (KAD) guna menjamin kelancaran pasokan bahan pangan.

Dan ketujuh Dinas Perikanan Kota Baubau agar dapat mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas cold storage untuk menjaga kualitas dan ketersediaan produk perikanan, dan melakukan percepatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara terkait dengan Cold Storage Milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang ada di TPI Wameo untuk dimanfaatkan oleh Pemerintah Kota Baubau.

“Harapan kita semua tetap solid dan bekerja keras. Kita ingin masyarakat Baubau dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk tanpa harus terbebani oleh lonjakan harga pangan,” tutupnya. (Adm)

Baca Juga :  Kapolres Baubau Tegaskan Pengamanan Unras Omnibus Law Cipta Kerja Sesuai SOP

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles