3906 Peserta Hadiri Kemah Budaya dan Apel Api Unggun 2026

SATULIS.COM, BAUBAU – Sedikit nya 3906 peserta menghadiri pelaksanaan kemah budaya dan apel api unggun 2026 di bumi perkemahan Samparona pada Sabtu malam (12/09/2026).

​Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Baubau yang memimpin Apel Api Unggun pada penutupan Kemah Budaya Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Samparona, Sabtu (12/09/2026) mengatakan, pelaksanaan kemah budaya dan api unggun disesuaikan pada 10–13 September 2026, setelah pengurus Kwarcab Baubau sebelumnya menghadiri Apel Besar Pramuka tingkat nasional di Cibubur pada Agustus lalu.

Menurutnya, ​Kemah Budaya yang telah memasuki tahun kedua penyelenggaraannya ini diikuti secara antusias oleh 3.906 peserta, yang terdiri dari 3.424 Pramuka Penggalang dan Penegak serta 482 pembina pendamping. Acara ini juga diikuti oleh kontingen Pramuka dari Kabupaten Buton Tengah.

Wakil Wali Kota Baubau menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh pembina, pengurus Kwarcab, Kwartir Ranting, hingga para kepala sekolah dan guru dari tingkat SD, SMP, SMA, SMK, Madrasah, hingga Pondok Pesantren di Kota Baubau.

Diungkapkan, Pemerintah Kota Baubau bersama Kwarcab berkomitmen menjadikan agenda perkemahan ini sebagai kegiatan tahunan untuk menggembleng kedisiplinan, karakter Dasa Darma, dan Trisatya, sekaligus mempersiapkan kader Pramuka menuju ajang tingkat provinsi maupun nasional.

Lebih lanjut dijelaskan, kegiatan kepramukaan menjadi wadah strategis dalam membentuk kualitas mental dan moral generasi muda guna mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Kota Baubau bersama Kota Kendari saat ini mencatatkan angka IPM tertinggi di Sulawesi Tenggara. Sehingga, Pemkot Baubau berkomitmen menjaga capaian ini yang sejalan dengan visi kota yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat melalui peningkatan mutu pendidikan, minat, dan bakat generasi muda.

Baca Juga :  Pekerja Kafe Beladona Dianiaya Pengunjung, Diduga Ada Keterlibatan Oknum Polisi

Sementara itu, malam api unggun berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kebersamaan, sekaligus menjadi simbol semangat persaudaraan serta tekad anggota Pramuka untuk terus berkarya bagi daerah, bangsa dan negara. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles