SATULIS.COM, BUTON TENGAH – Pelaku pengancaman terhadap wartawan Satulis.com atas nama Arwin saat memuat pemberitaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) berakhir damai. Hal itu di lihat dari kesungguhan LB bersama istri saat menyambangi rumah Arwin, Senin (24/02/2020) sekitar pukul 22.21 wita malam.
Dalam kunjungan itu, LB menyatakan permohonan maaf dan menyatakan penyesalan atas tindakan yang di lakukan.
“Saya khilaf siang tadi. Saya sampaikan di tempat tadi (di lokasi tes) karena saya anggap kita adeku. Jadi saya datang ini mau minta maaf kasian,” ucap LB yang datang di dampingi istri.
Datang dengan penyesalan dan permohonan maaf, suasana di kediaman Arwin pun langsung hening, saling menjebat tangan dan pelukan akhirnya di lakukan.
Beberapa menit setelah pertemuan antara wartawan dan LB bersama istri, putra Bupati Buteng yang bertugas di Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Eman (akrabnya) menghubungi Arwin. Dalam pembicaraan dengan durasi beberapa menit tersebut sedikitnya membahas hasil seleksi SKD pemkab Buteng.
Menurut Arwin, mewakili keluarga, Eman juga menyampaikan permohonan maaf.
“Kami sangat menyesalkan perbuatan ini. Sebenarnya kita (Arwin) tidak salah. Melalui kita saya tau kakku lulus, tapi kemudian ada berita kedua bahwa kita di ancam, saya jadi bingung. bagaimana itu pikirannya pisaku itu. Melalui ini, saya atas nama keluarga meminta maaf e,” tutur Eman.
Dari proses damai antara LB dan Arwin malam tadi turut di saksikan oleh tokoh pemuda Mawasangka Mazaludin, (Bapak Indi), Kepala Mabeskuta Ld Zanirudin (La Budu), anggota legislatif Buteng asal partai PDIP Hasrun. (Adm)
