SATULIS.COM, BUTON– Mantan Bupati Buton, Samsu Umar Abdul Samiun menegaskan prihal kasus yang telah dijalaninya dan menyebabkan dirinya harus mendekam dalam sel tahanan selama tiga tahun. Kasus tersebut tidak berkaitan dengan penyalagunaan keuangan negara.
“Saya tidak merugikan kerugian negara dan daerah. Saya akan maju terus untuk kemajuan daerah,” ungkap UMar Samiun di hadapan ribuan massa yang datang memadati lapangan Desa Ambuau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Jumat (31/01/2020).
Olehnya itu kata Umar Samiun, meski pernah menyandang status sebagai narapidana, tidak lantas membuatnya malu. Dia akan tetap tegak berjalan dan berbangga hati karena kasus yang menjeratnya bukan akibat ‘mencuri’ uang negara maupun daerah.
“Kasus yang menjerat saya murni karena persoalan politik dan saat itu saya belum menjadi bupati. Sekali lagi saya tegaskan kalau saya tidak merugikan keuangan negara. Jadi saya tidak akan berhenti untuk terus melangkah demi daerah ini. Saya hanya bengkok sedikit saja, dan Alhamdulillah sudah lurus kembali dan malah semakin tajam,” tukasnya dan disambut dengan tepukan meriah dari ribuan massa yang hadir.
Odianov Chaliullah Almondo, mengaku bangga menjadi anak Umar Samiun. Menurut dia, dalam terpaan apapun masalahnya, sang ayah selalu bersandar pada Allah SWT.
“Alhamdulillah saya bangga punya bapak seperti beliau (Umar Samiun). Apupun yang terjadi, beliau selalu bersandar pada Allah SWT, dan berpesan pada anak-anaknya agar sabar dan jangan dendam. Pesan itu juga disampaikan kepada seluruh kerabat beliau,” beber Mondo, sapaan akrab Odianov Chaliullah Almondo saat mendampingi ayahnya berkunjung ke Lasalimu Selatan, Jumat (31/01/2020)
Lebih lanjut kata Mondo, sang ayah selalu berpesan kepada anak-anaknya agar selalu sabar dan tidak menaruh dendam. Karena dendam tidak akan menyelesaikan masalah. Pesan itu kata Mondo, kerap disampaikan sang ayah kepada anak-anaknya.
“Beliau sangat mengerti gejolak jiwa muda anak-anaknya. Beliau tidak menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi pribadi yang pendendam,” tutupnya. (adm)
