SATULIS.COM, BUTON UTARA – Dipercaya perdana sebagai sekolah yang akan menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) pada bulan April 2020 mendatang.
SMPN 1 Kambowa sukses melaksanakan gladi bersih UNBK pada Senin-Selasa, 02-03 Maret 2020. Kegiatan stimulus berbasis teknologi yang dihelat selama 2 hari ini terbagi atas 3 sesi perharinya.
Sesi 1 sampai dengan sesi 3 diikuti peserta ujian masing-masing sebanyak 21 orang, dengan total peserta Ujian sebanyak 63 siswa.
“Hari pertama diikuti hanya 62 orang, 1 peserta tidak bisa mengikut karena sakit, dengan mata pelajaran Bahasa Inggris. Alhamdulillah, segala urusan teknis dan non teknis gladi UNBK dapat diselesaikan dengan baik atas kerja keras dari teman-teman Dinas Pendidikan, bapak kepala sekolah, guru-guru dan staf sekolah,” terang La Abo sebagai operator sekolah yang menangani proses gladi.
Selain itu salah satu guru SMPN 1 Kambowa Honayapto menuturkan, pada sistem komputer, nilai langsung terlihat usai mengerjakan soal. Maka mau tidak mau siswa memang harus belajar dan bekerja keras, untuk mendapatkan pengetahuan dan nilai yang baik.
“Untuk apa, untuk masa depan mereka dan masa depan negara ini,” tuturnya.
Ditemui saat proses pengawasan Gladi, Asrul Suleman, kepala sekolah SMPN 1 Kambowa mengatakan cukup puas, dan mengharapkan kerja keras dari guru dan peserta didik.
“Hari ini, hari terakhir siswa kami gladi, (Selasa, 03 Maret 2020 red.), ada pelajaran matematika, AKM, dan angket yang menjadi subtes pengerjaan siswa, meski hasilnya belum cukup memuaskan, tapi kami sangat berterima kasih atas kerja keras dari tim gladi, sehingga kegiatan UNBK dapat dilaksanakan, kami juga sangat berharap penuh peserta didik dapat terus berbenah diri usai melihat kerjanya, karena ini sistem komputer, maka perlu kerja keras,” tutupnya.
