Bagi Masker, Warga Minta Bupati Buteng Perhatikan Protap Kesehatan

236
Bupati Buteng, Samahuddin saat membagi-bagikan masker secara gratis kepada sejumlah warga di pasar tradisional Watolo, Selasa (21/04/2020). (Satulis/Arwin)

SATULIS.COM, Buton Tengah – Pembagian alat pelindung diri (APD) berupa masker oleh Bupati Buton Tengah (Buteng) Sulawesi Tenggara (Sultra) Samahuddin bersama organisasi perangkat daerah (OPD) yang di kawal oleh kepolisian sektor (Kapolsek) Mawasangka di pasar tradisional Watolo pagi tadi berlangsung meriah, Selasa (21/04/2020).

Pembagian masker yang di lakukan pada sekitar pukul 9.30 wita melalui pengeras suara oleh Bupati Buteng Samahuddin sontak menarik perhatian warga. Tak tanggung tanggung kumpulan masa terbentuk. Bahkan ada sebagian warga yang ingin berdekatan dengan orang nomor satunya Buteng itu.

- Advertisement -

Dari mobil open cup Samahuddin memberikan arahan pada seluruh jajarannya, membagikan sejumlah masker terhadap wargannya agar bisa memutus rantai penyebaran covid-19.

Selain memberi arahan pembagian masker, bupati juga memberikan edukasi kepada warga yang ada di pasar agar senantiasa menerapkan pola hidup sehat.

Alhasil, ratusan bahkan bisa mencapai ribuan masker terbagikan dalam kurun waktu yang lumayan singkat.

Namun, di sela sela pembagian masker yang di lakukan oleh pemda Buteng, tak sepenuhnya mendapat simpati. Man seorang pengunjung pasar asal Mawasangka sedikit menyesalkan pembagian masker tersebut.

Menurutnya, di tengah merebaknya pandemi corona pemerintah harus tetap memberikan contoh yang baik kepada warganya. Salah satunya dengan tetap menerapkan physical distancing atau pengaturan jarak fisik saat hendak beraktifitas apalagi mengundang massa untuk berkumpul.

“Memancing kerumunan seperti ini malah kerawanan yang timbul karena jarak antar manusia tidak ada batasan,” tutur Man pengujung pasar usai mendapatkan masker, Selasa, (21/04/2020).

Ia menyarankan harusnya jangan seremonial, namun lebih pada memanfaatkan gugus covid-19 kecamatan yang sudah terbentuk.

“Harusnya tinggal di berikan pada muspika kecamatan untuk membagi. Kan ada gugus kecamatan. Jadi kalau mengacu pada prinsip PSBB ini sudah sangat kontraproduktif,” bebernya.

Baca Juga :  Hari Kedua Tes CPNSD Buteng, 299 Peserta Lulus Passing Grade

Ia berharap ada langkah langkah tehknis yang konkrit dari pemerintah Buteng untuk mencegah penularan covid-19. Mengingat daerah tetangga seperti kabupaten Muna sudah 7 orang yang positif.

“Apa SOP nya yang harus di terapkan pemda Buteng di setiap wilayah wilayah yang berbatasan dengan Muna,” tegasnya.

Sementara itu, salah satu tenaga medis yang di temui di pasar Watolo, kecamatan Mawasangka saat di tanya tentang pembagian APD yang tidak memperhatikan pengaturan jarak, Ia hanya mengatakan bahwa karena kondisinya yang memang tidak mendukung.

“Ya memang agak susah karena jalannya sempit makanya seperti ini,” singkatnya. (Adm)

Peliput : Arwin

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry