SATULIS.COM, Buton Selatan – Tim Satgas Covid-19 melakukan karantina terhadap 18 anak buah kapal (ABK) tiga kapal nelayan yang baru tiba. Sebelum dibolehkan masuk, terlebih dahulu dilakukan pemeriksaan beradasarkan SOP kesehatan.
Danramil 1413-11/Sampolawa Kapten Inf Isnadi Edi Darmawan bersama Kapolsek Sampolawa Iptu Imran beserta team kesehatan Kecamatan Sampolawa, Kepala desa Wawoangi, relawan dari posko Desa wawoangi, melaksanakan pengecekan kapal Nelayan di dusun Kangkele yang berlabuh di Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel) Sulawesi Tenggara (Sultra), Selasa (05/05/2020).
Tiga kapal nelayan ini, sudah tiba tengah malam sekira pukul 24.00 Wita. Namun kapal tersebut belum diperbolehkan sandar dan masih berlabuh di Desa Wawoangi selama delapan jam sembari menunggu koordinasi dari tim Satgas Covid-19. Kapal dari Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat itu, baru dibolehkan bersandar sekira pukul 08.00 Wita.
Isnadi sedikit menceritakan tentang mata pencaharian Kapal nelayan ikan. Dikatakan, para nelayan itu mencari sirip ikan hiu di perairan Papua, kemudian akan pulang ke kampung halamannya.
“Di Papua pekerja nelayan pencari sirip ikan. Mereka kembali di tempat asalnya melewati laut, karena lewat darat sudah tidak bisa, jalur darat sudah di tutup semua bandara,” kata Isnadi saat di konfirmasi via telepon
Dikatakan, perjalanan di mulai dari Kabupaten Manokwari sejak tanggal 23 April 2020 dan kemudian singgah di Kabupaten Biak. Butuh waktu 12 hari untuk sampai di Busel.
Seluruh Anak Buah Kapal (ABK) merupakan warga Sampolawa. Masing-masing ABK kapal berjumlah 6 orang, sehingga total keseluruhan ABK berjumlah 18 orang, terdiri dari satu perempuan 17 laki-laki.
Untuk sementara, sesuai koordinasi pemerintah desa, penumpang kapal tersebut di karantina di SMA 4, Desa Wawoangi selama 14 hari. Disampaikan juga apabila ada keluhan dengan kesehatan, segera laporkan kepada pihak aparat Desa maupun tim kesehatan agar diberikan penanganan medis.
Semua awak kapal nelayan dilakukan pendataan, mengecek suhu tubuh dan melakukan penyemprotan disinfektan dari tenaga medis. Untuk sementara hasil pengecekan suhu tubuh normal dan tidak memiliki gejala sakit apapun.
Setelah selesai Pemeriksaan Danramil Sampolawa, Isnadi membagikan masker secara gratis kepada ABK kapal sebagai pencegahan penyebaran covid-19.
Tim medis memberikan edukasi kepada para nelayan, untuk memenuhi protokol kesehatan agar dapat memutus rantai covid-19. (Adm)
Peliput : Firman
