Berdayakan Kelompok Nelayan dan Seni, La Bakry Bantu Sarana Penangkap Ikan dan Alat Kesenian

20
Ketgam : Bupati Buton Drs La Bakry menyerahkan bantuan jaring kepada nelayan, Minggu (07/02/2021). (Foto: Diskominfo Buton/Satulis)

SATULIS.COM, BUTON Guna meningkatkan hasil tangkap para nelayan yang tentunya berujung pada peningkatan ekonomi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton memberikan bantuan stimulan kepada para nelayan, khususnya di Desa Waoleona, Kecamatan Lasalimu.

Bantuan berupa 200 pis jaring untuk 106 nelayan, 1 armada tuna dan 1 unit rumpon, serta 2 set lampu listrik tenaga surya untuk rumpon, diserahkan langsung oleh Bupati Buton Drs. La Bakry, M.Si secara simbolis, Minggu sore (07/09/2021) di Baruga Desa Waoleona Kec.  Lasalimu.

Acara ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan alat-alat kesenian dari Dinas Kebudayaan Kab. Buton. Adapun bantuan alat kesenian berupa satu set alat kesenian tradisional dan satu set rebana yang diterima oleh Pj. Kepala Desa Waoleona La Ode Zahaba, S.Hi., M.Si bersama ibu.

- Advertisement -

Dalam sambutannya, Bupati Buton memaparkan hari ini sudah titik yang kelima, tadi empat titik di Kecamatan Kapontori di antaranya meninjau bendungan yang perlu sentuhan, ada wisata air panasnya sangat potensial untuk menjadi destinasi wisata ke depan.

Ketgam : Bupati Buton, Drs La Bakry menyerahkan bantuan unit lampu tenaga Surya. (Foto: Diskominfo Buton/Satulis)

“Hari ini saya menyerahkan bantuan sarana penangkapan ikan dan alat-alat kesenian. Untuk nelayan sifatnya stimulan, akan sangat membanggakan bila diberi bantuan satu body tuna tahun ini, tahun depan body tunanya sudah bertambah satu atau dua,” jelasnya.

Demikian halnya dengan rumpon kata La Bakry. Harus ada target berkembang ke depan sehingga produktif.  Penghasilan yang didapat kiranya dapat disisihkan untuk pengembangan usaha penangkapan ikan kelompok nelayan. Jika itu diniatkan, pasti akan berhasil.

Orang nomor satu di Buton tersebut berharap, bantuan yang diberikan bisa tepat sasaran dan dapat meningkatkan kesejahteraan nelayan dan keluarga.

“Visi Pemerintah Kabupaten Buton adalah menjadikan Buton sebagai kawasan bisnis dan budaya terdepan. Dari masa Umar-Bakry, kami ingin budaya buton menjadi perekat dengan mengadakan event budaya berskala besar, hingga membangun Baruga dan memberikan bantuan berupa alat-alat kesenian. Yang paling utama bermanfaat bagi setiap orang maupun kelompok yang menerima”, kata putra daerah Buton ini.

Baca Juga :  Angka Stunting di Kabupaten Buton Setiap Tahun Menurun
Ketgam : Bupati Buton Drs La Bakry menyerahkan bantuan keselamatan berupa Life Jacket (Jeket Pelampung). (Foto: Diskominfo Buton/Satulis)

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton, Rasmin Rahman, S.Pi., MMA mengatakan alokasi bantuan sebanyak 200 pis jaring baru pertama dilakukan di Kabupaten Buton. Bantuan diberikan berdasarkan usulan dari masyarakat Desa Waoleona melalui Pj. Kepala Desa Waoleona.

“Pihak Dinas Kelautan dan Perikanan akan melakukan evaluasi terhadap bantuan-bantuan yang diberikan harus sesuai dengan ketentuan agar dimanfaatkan dengan baik. Jika pemanfaatannya baik, akan ditambahkan di tahun anggaran selanjutnya”, tuturnya.

Ia menambahkan nelayan yang akan mendapat bantuan harus terdaftar di dalam sistem kartu pelaku usaha perikanan dan akan difasilitasi oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton.

Sekretaris Dinas Kebudayaan La Ode Zainal Abidin, SE., M.Si mengatakan bantuan alat kesenian ini merupakan pengembangan nilai budaya dari Dinas Kebudayaan Pemerintah Kab. Buton untuk menumbuhkan seni dan budaya Buton maupun seni religius di Desa Perbatasan Kabupaten Buton dengan Buton Utara.

“Bantuan berupa satu set alat kesenian tradisional yaitu dua gendang, dua gong, dan dengu-dengu serta satu set alat kesenian rebana yang berasal dari anggaran tahun 2020 lalu”, ungkapnya.

Sementara itu, Camat Lasalimu Hj. Wa Ode Samsari mengungkapkan terima kasih kepada Bupati dan jajaran atas perhatian yang besar kepada masyarakat Desa Waoleona.

“Perhatian Pemerintah Kabupaten Buton sangat besar kepada masyarakat Kecamatan Lasalimu khususnya Desa Waoleona antara lain rumpon, apa yang dicita-citakan diharapkan terus mendapat ridho dan berkah dari Allah SWT”, ungkapnya.

Lebih lanjut, Camat perempuan tersebut mengatakan suatu kesyukuran yang luar biasa hampir semua desa di Kecamatan Lasalimu sudah ada baruganya karena perhatian yang begitu besar dari Bupati Buton dan jajaran.

Pj. Kepala Desa Waoleona La Ode Zahaba, S.Hi., M.Si mengungkapkan kesyukuran yang luar biasa atas bantuan dari Pemerintah Kabupaten Buton.

Baca Juga :  PKK Buton Salurkan 143 Bantuan Paket Sembako

“Alhamdulillah masyarakat Desa Waoleona sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan yang memang sangat dibutuhkan saat ini karena mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai nelayan”, ungkapnya.

Pj. Kades yang juga Sekcam Lasalimu ini berharap bantuan ini bisa berkesinambungan dengan bantuan lainnya apalagi saat ini sementara dibangun pasar bantuan dari Kementerian Perdagangan senilai Rp. 4 Milyar di Desa Waoleona, hasil tangkapan nelayan dengan adanya bantuan sarana alat tangkap ini bisa dipasarkan di pasar desa nantinya.

Turut hadir pada kesempatan ini anggota DPRD Kab. Buton Umar Sihaji, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kab. Buton Alimani, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Dinas PTSP La Madi, Sekretaris Dinas Kebudayaan La Ode Zainal Abidin Ana, Sekretaris Dinas Pendidikan Bodhy Sanusi, Camat Lasalimu Hj. Wa Ode Samsari, dan Pj. Kepala Desa Waoleona La Ode Zahaba, S.Hi., M.Si. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry