Aneh, Pasar Kabupaten di Resmikan Tapi Namanya Pasar Lakudo

1071
Ketgam: Salah satu unit bangunan di pasar kabupaten di beri nama pasar rakyat Lakudo

SATULIS.COM, Buton Tengah – Pasar Kabupaten Buton Tengah telah diresmikan oleh Bupati Samahuddin pada senin (22/02/2021) sekitar pukul 12.45 Wita. Pasar yang yang terletak di desa Teluk Lasongko, Kecamatan Lakudo itu dibangun dengan menggunakan anggaran pusat sebesar 19 miliar 850 juta.

Pasar yang baru diresmikan tersebut digadang gadang akan mampu mendongkrak perekenomian masyarakat karena posisinya yang dianggap strategis.

Hal itu sebagaimana diutarakan oleh kepala dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Buteng, Usman Mbolosi, saat dikonfirmasi di pelataran kantor sekretariat daerah.

- Advertisement -

Namun, ada yang aneh jika kita masuk kedalam lingkungan pasar kabupaten. Berdiri diatas lahan seluas 4,9 hektar terdapat beberapa bangunan dengan penamaannya terkesan sektarian.

Pemberian namanyapun terkesan semacam bukan pasar kabupaten, melainkan pasar kecamatan.

Hal itu tampak dari tulisan yang terpampang dibangunan tepat dibagian depan yang bertuliskan “PASAR LAKUDO I”. Tulisan tersebut bukan hanya pada satu bangunan, melainkan pada beberapa bangunan lainnya yang ada disekitarnya.

Untuk hal ini, kadis Perindag memiliki alasan sehingga penamaannya menjadi pasar Lakudo walaupun sebenarnya itu pasar kabupaten.

“Penamaan itu sesuai dengan usulan, Kan terletak di Lakudo. Jad karena ada tiga bangunan maka diurut penamaannya menjadi pasar Lakudo 1,2 dan 3 serta ditambah satu pasar DAK. Jadi penamaan itu hanya berdasarkan urutan,” kata Kadis Perindag, Usman Mbolosi, Senin (22/02/2021).

Meski begitu, lanjutnya, pasar tersebut tetap memiliki nama pasar kabupaten, bukan pasar Lakudo sebagaimana usulan dulu saat di Kementerian.

“Nama itu bukan untuk peruntukan Lakudo. hanya pada saat kita usulkan di Kementerian, sebab saat pertama kali kita usulkan, karena syarat pengusulan pasar itu ada lokasi, dimana lokasinya? berada di desa mana dan di kecamatan mana. Makanya kita pake nama itu, jadi begitu ya,” kunci Usman (Adm).

Baca Juga :  Gelar Perkara Dugaan Ijazah Palsu Bupati Buteng, Ini Hasilnya

Peliput : Arwin

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry