Tragedi Peresmian Pantai Lakadao, Dua Warga Busel Tewas

899
Ilustrasi

SATULIS.COM, BUTON SELATAN – Tenggelamnya kapal pengangkut warga yang menghadiri peresmian pantai Lakadao di Desa Rindu Makmur (Lakaliba), Kabupaten Buton Selatan, Minggu (04/04/2021) menelan korban jiwa.

Dua warga yang menumpang di kapal naas itu tewas. Sementara korban lainnya berhasil diselamatkan. Kapal berukuran 2Gt yang memuat puluhan warga Gerak Makmur, tenggelam di Tanjung Laboke.

Kapolsek Lapandewa, Iptu Subagiyo yang dikonfirmasi terkait peristiwa itu, membenarkan. Kata dia, dua warga yang menjadi korban meninggal, yakni Wa Naya (34) berjenis kelamin perempuan.

- Advertisement -

Sementara korban kedua masih kanak-kanak, atas nama La Ode Alfin (6) yang juga merupakan warga Desa Gerak Makmur, Kec. Sampolawa.

“Korban sempat di bawah ke Puskesmas Gerak Makmur, namun tidak tertolong lagi dan dinyatakan meninggal,” tulis Subagiyo via WhatsApp.

Sementara korban tenggelam lainnya telah ditemukan dalam keadaan selamat.

Salah satu tokoh pemuda setempat, Rismanto, mengatakan, kapal naas itu memuat penumpang yang sebelumnya menghadiri kegiatan. Kegiatan itu dibuka langsung oleh bupati Busel, La Ode Arusani sekira pukul 09:Wita.

Usai kegiatan, seluruh rombongan pulang. Saat berada di tengah laut, ombak besar disertai angin kencang melanda perairan tersebut. Seketika kapal yang mereka gunakan tenggelam dihantam ombak.

“Ada dua kapal tadi mereka saling beriringan. Tapi kapal yang selamat ini tidak sempat mi balik arah. Karena kalau mereka balik, bisa jadi mereka juga jadi korban,” kata Risi, sapaan akrab Rismanto saat dikonfirmasi wartawan.

“Mereka hanya bisa menelpon orang kampung agar mengirimkan bantuan,” beber Rismanto.

Mengetahui hal itu, lima unit bodi turun memberi bantuan. Alhasil, satu persatu para korban selamat berhasil ditemukan. Mereka kemudian diamankan di tepi bukit untuk menghindari amukan ombak.

Baca Juga :  Pol-PP Busel Siap Laksanakan Tatanan New Normal

“Kalau bodi dari Lande yang datang di acara peresmian itu sekitar 15 bodi. Kalau dari Lakaliba saya tidak tau, yang pasti lebih banyak. Memang pagi tadi agak teduh, hanya siangnya besar ombak,” tambahnya.

Selain warga, sejumlah pejabat daerah juga hadir pada kegiatan itu. Anggota DPRD Busel dari partai PKS yang disebut-sebut sebagai ketua panitia, La Muhadi belum bisa dihubungi. Nomor kontak yang ia gunakan tidak aktif. (Adm)

Peliput : Gunardih Eshaya

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry