Pemda Busel Santuni Keluarga Korban Kapal Terbalik

50
Sekda Busel, Drs La Siambo atas nama Pemda Busel memberikan santunan kepada keluarga korban kapal tenggelam yang mengikuti peresmian pantai Lakadao

SATULIS.COM, BUTON SELATAN – Insiden kapal nelayan yang terbalik dihantam ombak dan mengakibatkan dua warga meninggal dunia, Minggu petang kemarin, 4 April 2021, menyisakan duka mendalam bagi warga Desa Lande, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan (Busel).

Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buton Selatan pun turut berbela sungkawa. Dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Buton Selatan, Drs La Siambo, jajaran pemerintah daerah bersama-sama menyambangi kediaman dua korban itu, Senin 5 Maret 2021.

Sekda Buton Selatan dan jajaran turut memberi tali kasih berupa bantuan sembako kepada keluarga korban. Termasuk sejumlah uang tunai untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.

- Advertisement -

“Kami mewakili Pemerintah Kabupaten Buton Selatan turut berbela sungkawa atas kejadian yang tidak disangka-sangka ini. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” katanya.

Dalam kesempatan itu, La Siambo mengatakan, seterimanya kabar tragedi kecelakaan laut itu, Bupati Buton Selatan, H.La Ode Arusani memerintahkan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Buton Selatan, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Buton Selatan, dan Kepala Dinas ketahanan Pangan Buton Selatan yang telah lebih dulu tiba di Desa Gaya baru dengan menggunakan kapal berbeda.

Ketgam: Bantuan sembako yang diberikan Pemda Busel kepada Korban meninggal terbaliknya kapal nelayan.

Rombongan tersebut diperintahkan untuk datang memastikan dan menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga korban karena Bupati masih berada di Wabula, Kabupaten Buton menunggu jemputan menuju Batauga.

Sementara rombongan kapal Bupati Buton Selatan memutar arah ke Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton dikarenakan kondisi cuaca tidak memungkinkan dilewati oleh spedboat yang ditumpangi bupati. Jadi tidak benar bila pemerintah daerah tidak peduli.

Atas tragedi ini, Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani dan segenap Pemerintah Kabupaten Buton Selatan mengucapkan turut berbela sungkawa.

“Semoga korban diterima amal ibadahnya dan diampuni dosa-dosanya serta kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan menghadapi cobaan ini,” beber La Siambo.

Baca Juga :  Korban Tewas Kapal Tenggelam di Busel Sempat Dilarikan ke Puskesmas

Diketahui, kapal nelayan berukuran 2Gt yang memuat puluhan warga Gerak Makmur, Buton Selatan (Busel) tenggelam di Tanjung Laboke, Minggu (4/04/2021).

Kapal naas itu memuat penumpang yang sebelumnya menghadiri kegiatan peresmian pantai Lakadao. Kegiatan itu dibuka langsung oleh bupati Busel, La Ode Arusani sekira pukul 09:Wita.

Usai kegiatan, seluruh rombongan pulang. Saat berada di tengah laut, ombak besar disertai angin kencang melanda perairan tersebut. Seketika kapal yang mereka gunakan tenggelam dihantam ombak.

Mengetahui hal itu, lima unit bodi turun memberi bantuan. Alhasil, satu persatu para korban selamat berhasil ditemukan. Mereka kemudian diamankan di tepi bukit untuk menghindari amukan ombak.

Dua warga yang menjadi korban meninggal, yakni Wa Naya (34) berjenis kelamin perempuan. Sementara korban kedua masih kanak-kanak, atas nama La Ode Alfin (6) yang juga merupakan warga Desa Gerak Makmur, Kec. Sampolawa. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry