AS Tamrin Ajak Pengurus Percasi Sultra Untuk Kompak Bersatu

77
Walikota Baubau, Dr. AS. Tamrin

SATULIS.COM, BAUBAU Ketua Umum Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Sulawesi Tenggara (Sultra) Dr. H. AS Tamrin, MH, mengajak seluruh jajaran pengurusnya untuk selalu kompak bersatu. Ajakan ini disampaikan melalui sambutannya, saat mengikuti acara pembukaan Diklat Wasit Catur Provinsi Sulawesi Tenggara secara virtual di rumah jabatannya, Ahad (8/8/2021)

Menurut  H. AS Tamrin yang juga Wali Kota Baubau ini, kewibawaan sebuah Organisasi ditentukan oleh kekompakan dan kebersamaan dari pengurusnya. Dengan demikian, roh dari para Pencatur dapat menyatu dalam semangat kebersamaan dan kekompakan tersebut. Untuk itu, menyatukan presepsi sangat dibutuhkan, agar lebih mudah dalam melakukan perbaikan-perbaikan di masa-masa yang akan datang. 

“Pada kesempatan ini saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya, apresiasi ini seharusnya terkandung maksud adanya suatu kebersamaan yang utuh diantara para pengurus. Jangan hanya karena kita bergabung dalam satu kepengurusan sementara dalam citra kita masing-masing berjalan sendiri-sendiri, bukan seperti itu dalam berorganisasi, karena dalam berorganisasi itu harus utuh,” tandasnya.

- Advertisement -

“Namun saya lihat ini sudah berjalan dengan baik sebagaimana selama ini kita jalani, tentu saja masih perlu adanya perbaikan-perbaikan, dengan menyamakan dan menyatukan presepsi itu sendiri. Ada hal-hal yang sifatnya selalu bias, maka di situ kita akan luruskan bersama,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini juga menuturkan, dengan diadakannya diklat para wasit dan juri tersebut, Pencatur di Sulawesi Tenggara akan semakin berbobot. Pasalnya, kualitas dan kapasitas para Pencatur sangat ditentukan oleh obyektifitas para wasit dan juri. Untuk itu, ia menekankan agar para juri dan wasit tersebut selalu bijak dalam mengambil keputusan.

“Jadi wasit dan juri itu harus betul-betul bijak dalam melihat itu, dan ini harus disikapi oleh seluruhnya. Sehingga saya berharap agar kekompakan itu harus dikedepankan. Karena tidak ada gunanya kalau hanya pintar sendiri-sendiri, sementara kekompakan itu tidak terjalin dalam satu interaksi kebersamaan,” tuturnya.

Baca Juga :  AS Tamrin Ingin Tanamkan Falsafah PO-5 Sejak Usia Dini

Wali Kota dua periaode ini juga berharap, dengan adanya diklat para wasit dan juri tersebut, kapasitas dan kualitas juri dan wasit Catur di Sulawesi Tenggara akan semakin meningkat. Dengan demikian, obyektifitas dari para juri dan wasit dalam memandu ifen-ifen Catur dimasa-masa mendatang akan semakin terjamin.

“Dengan adanya diklat wasit dan juri ini tentu akan meningkatkan kualitas sekaligus mendorong juga etos para pemain, karena ini satu rantai yg saling kait-mengait. Mudah-mudahan Covid-19 ini segera berlalu, sehingga komunikasi dan tatap muka kita secara langsung akan lebih efektif. Karena bagaimanapun juga di sana akan terjadi dialog-dialog yang intens dan bersahabat,” pungkasnya. (adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry