Tak Kunjung Diaspal, Warga Butur Blokir Jalan

16

SATULIS.COM, BUTON UTARA – Ratusan masyarakat Kecamatan Bonegunu, Buton Utara (Butur), menggelar aksi unjuk rasa, Minggu (14/11/2021). Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang hingga kini belum juga mengaspal jalan poros Baubau Ereke.

Aksi protes yang dilakukan di pusat ibu kota itu diwarnai dengan pembakaran ban serta pemblokiran jalan. Akibatnya, ruas jalan tersebut macet. Sejumlah mobil tak terkecuali truk pengangkut material terpaksa harus berhenti.

- Advertisement -

Suasana sempat memanas ketika salah satu mobil dinas dengan Nomor Pelat DT 10 N mencoba menerobos ditengah antrian. Massa yang tak terima kemudian menendang dan melempari mobil menggunakan gelas air kemasan.

Untuk menghindari keributan berkepanjangan, aparat kepolisian dan TNI yang mengawal jalannya aksi memerintahkan mobil dinas tersebut untuk mundur. Pasalnya, psikologi massa aksi kian meningkat.

Selain memblokade jalan, massa juga membakar keranda mayat bertuliskan nama presiden RI, Jokowi dan Gubernur Sultra, Ali Mazi, pertanda matinya pemimpin di negeri ini.

“Sejak Indonesia merdeka sampai sekarang ini, kami warga Bonegunu ini belum menikmati aspal. Kenapa pemerintah tutup mata dengan persoalan ini,” beber korlap aksi, LM Nursalam.

Pria yang akrab disapa, Tenggo menilai, Gubernur Sultra, Ali Mazi, harusnya adil dalam melaksanakan pembangunan. Tapi faktanya, Ali Mazi lebih fokus membangun jalan Toronipa yang sama sekali tidak bermanfaat ketimbang harus memikirkan nasib warganya yang puluhan tahun belum menikmati aspal.

“Apakah kemudian kita harus ribut, saling perang agar pemerintah mau dengar keluhan ini,” ancam Tenggo.

Hingga berita ini rilis, akses jalan Baubau-Ereke masih diblokir sampai batas waktu yang tak ditentukan. Warga akan membuka ketika pemerintah sudah memberi kejelasan terkait pengaspalan. (Adm)

Peliput : Gunardih Eshaya

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  Bupati Abu Hasan Himbau Warga Buton Utara Tidak Mudik