Pemkab Buton dan Putera Sampoerna Foundation Buka Beasiswa Pendidikan Doble Degree

50

SATULIS.COM, BUTON – Upaya Pemerintah Kabupaten Buton di bawah kepemimpinan Drs. La Bakry, M.Si dan Iis Elianti dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia sudah tidak diragukan lagi. Terbukti, melalui pertemuan dengan perwakilan Putera Sampoerna Foundation, Kamis pagi, 2 Desember 2021 di Ruang Kerja Bupati, Kompleks Perkantoran Takawa terungkap Pemkab Buton kembali menjalin kerja sama program beasiswa “Double Degree” atau dua ijazah dari Universitas Sampoerna dan Arizona University, Amerika Serikat.

Mutmainna Syahril “Head of Government Relations Putera Sampoerna Foundation” menjelaskan terkait penerimaan beasiswa, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Buton.

- Advertisement -

“Jadi kami ada program kerja sama dengan Kabupaten Buton untuk bisa memberikan beasiswa kepada anak-anak terbaik di Buton yaitu program “double degree” atau mendapatkan dua ijazah dari Universitas Sampoerna dan Arizona University,” jelasnya.

Bagi yang lolos seleksi akan menjalani pendidikan tinggi S1 di Jakarta atau setara dengan Amerika.

“Jadi biaya yang kami keluarkan juga lumayan besar. Tetapi kami harapkan dari anak-anak yang kami dapatkan di Kabupaten Buton ini menjadi sumber daya manusia terbaik yang ada di Buton yang nantinya menjadi penerus, menjadi pemimpin di daerah Buton,” sambung Mutmainna.

Saat ini kerja sama Pemkab Buton dan Putera Sampoerna Foundation dengan skema dua dan dua.

“Kami itu dengan skema dua dan dua. Jadi jika ada anak yang lolos empat, kami akan membiayai dua, dan Pemerintah Kabupaten Buton membiayai dua. Sehingga yang terkirim menjadi empat anak. Dan sasaran kami adalah, anak-anak SMA kelas 3 yang akan melanjutkan pendidikannya di pendidikan tinggi,” ujarnya.

Dikatakannya, tidak ada kriteria khusus untuk daftar beasiswa ini, Sampoerna akan melakukan tes dan seleksi sendiri. Untuk mencari anak-anak yang memang tertarik dengan Bahasa Inggris dan Matematika.

Baca Juga :  PKK Buton Genjot Pelayanan Kesehatan Merata Disemua Desa

“Karena nanti, anak-anak akan berkuliah di kampus kami dan benar-benar full bahasa Inggris. Karena memang dosen-dosennya pun dari Amerika. Jadi memang butuh, anak-anak yang memang punya fokus di bahasa Inggris. Sebenarnya untuk angkatan 2021 sudah satu semester. Tapi, kami menyeleksi ini untuk angkatan 2022 nanti, itu akan mulai di Juni 2022,” tuturnya.

Hal ini disambut baik oleh Bupati Buton, Drs. La Bakry, M.Si. Menurut orang nomor satu di Buton tersebut, semua ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan, demi mewujudkan masyarakat Kabupaten Buton yang cerdas.

Lebih lanjut, Suami Delya Montolalu menjelaskan Universitas Sampoerna bekerja sama dengan Universitas Arizona, Amerika. “Nantinya, mereka mendapatkan dua ijazah, karena kurikulum sama. Pada semester tertentu mereka akan kuliah di Arizona Amerika,” tutur Ketua Bapera Sultra.

Bupati mengungkapkan dalam pertemuan tadi, pihak PT Sampoerna menyampaikan terdapat pelajar Buton yang lolos beasiswa pada program ini. Hanya saja, tidak melanjutkannya karena lebih memilih program studi kedokteran.

Menurut orang nomor satu di Buton tersebut, tidak memilih melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa ini merupakan pilihan, baik anak dan orang tua yang bersangkutan. Meski demikian, Bupati menyayangkan pilihan itu, sebab, kuliah di Universitas Sampoerna berstandar internasional karena “dual degree” sekaligus mendapatkan ijazah dari Arizona University.

“Itu adalah pilihan orang tua dan anak. Dari sisi kita, kita sayangkan karena anak ini nantinya kapasitasnya internasional. Karena beasiswa ini “dual degree”, Amerika sama Indonesia. Hanya saja itu, pilihan. Tidak mudah lulus seleksi, dari sekian banyak anak-anak daerah dia lolos sendiri. Tapi dia batal, tidak bisa mengikuti program ini”, ungkapnya.

Tapi betapapun niat baik pemerintah daerah untuk menjadikan anak-anak daerah bicara di kancah yang lebih tinggi, lanjut Bupati, kembali ke orang tua dan anak yang bersangkutan. Dan kami juga menghargai pilihan anak itu. Putera daerah Buton ini berharap pada seleksi ke depan, ada lagi anak daerah yang lolos sesuai persyaratan Putera Sampoerna Foundation dan bisa dikirim lagi untuk menempuh pendidikan tinggi pada tahun yang akan datang. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry