Tekan Angka Pengangguran, Wali Kota Baubau Ajak Masyarakat Berwirausaha

7
Ketgam : La Ode Ahmad Monianse membawakan sambutan saat menghadiri dan membuka dengan resmi Pelatihan Kompetensi Sumber Daya Masyarakat (SDM), bagi Pelaku Usaha Mikro Terhadap Pembuatan Laporan Keuangan di Hotel Hing Amimah Kota Baubau, Selasa (21/6/2022).

SATULIS.COM, BAUBAU – Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, mengajak masyarakat untuk berwirausaha guna menekan angka pengangguran di Kota Baubau. Pasalnya, dari total angkatan kerja yang ada, serapan tenaga kerja dari usaha Koperasi serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hanya mencapai 35 persen.

Ajakan tersebut disampaikan La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya, saat menghadiri dan membuka dengan resmi Pelatihan Kompetensi Sumber Daya Masyarakat (SDM), bagi Pelaku Usaha Mikro Terhadap Pembuatan Laporan Keuangan di Hotel Hing Amimah Kota Baubau, Selasa (21/6/2022).

La Ode Ahmad Monianse mengatakan, Angka tersebut masih sangat jauh bila dibandingkan dengan serapan tenaga kerja secara Nasional yang mencapai 90 persen. Di mana, hal tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemerintah Kota Baubau, untuk terus menggenjot dan memotivasi masyarakat untuk berwirausaha.

- Advertisement -

“Mari kita menekan angka pengangguran dengan tidak hanya mengandalkan lapangan kerja pada instansi pemerintahan, namun berusaha menciptakan lapangan kerja sendiri dengan Berwiraswasta. Pemerintah juga harus mulai kreatif dalam mendorong masyarakat untuk berwirausaha,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, sebagaimana negara-negara maju, yang fokus berupaya mendorong masyarakatnya untuk berwirausaha, maka pihaknya juga akan terus berupaya untuk menginventarisir semua permasalahan yang dihadapi oleh para pewirausaha, agar dapat dipecahkan secara bersama-sama.

“Salah satu permasalahan utama adalah kurangnya permodalan, sedangkan salah satu sub masalah dalam upaya menambah permodalan tersebut, adalah ketidakmampuan para pelaku usaha kita dalam menyusun laporan keuangan usahanya. Karena kesalahan dalam menyusun laporan keuangan usaha ini, sehingga pengajuan kredit ditolak,” tuturnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengatakan, agar dapat berdaya saing tinggi dan berkembang dengan maksimal, maka pengembangan dan peningkatan SDM para pelaku ekonomi Koperasi dan UMKM harus menjadi perhatian. Di mana, hal tersebut juga menjadi salah satu upaya untuk menjaga stabilitas perekonomian di Kota Baubau.

Baca Juga :  Bisnis Usaha Kopi Semakin Menjamur, Yuk Kenali Keistimewaan Kedai Kopi Tarik Kemang.

“Tugas pemerintah adalah mendukung sepenuhnya masyarakat yang ingin berwirausaha, dengan membantu mengatasi semua masalah yang mereka hadapi. Sehingga para pelaku ekonomi Koperasi dan UMKM kita setiap tahunnya terus meningkat, dan usaha yang dijalaninya semakin berkembang. Hal ini tentunya dapat mengatasi dan menekan angka pengangguran di Kota kita,” pungkasnya. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry