Pemrov Sultra dan Pemda Wakatobi Sering Anggaran Subsidi Maskapai

66
Ketgam: Kadis Peristiwa dan ekonomi kreatif, Kabupaten Wakatobi. Nadar foto, Arjuno/SATULIS.COM

SATULIS.COM, WAKATOBI Upaya pemerintah daerah (Pemda) kabupaten Wakatobi untuk menghadirkan kembali maskapai penerbangan wings Air dengan rute Kendari-Wakatobi atau Wakatobi – Kendari, terus dilakukan. Pemda Wakatobi siap untuk melakukan subsidi agar Wings Air dapat masuk kembali ke Wakatobi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Wakatobi, Nadar menyatakan sampai saat ini  pemerintah daerah, pemerintah provinsi (Pemrov) Sulawesi Tenggara (Sultra), kementrian perhubungan, dan Kementerian Pariwisata dan Ekraf serta pihak Bandara Matahora, terus melakukan negosiasi dengan pihak maskapai (Wings Air) agar bisa kembali membuka rute Kendari – Wakatobi atau sebaliknya walaupun disubsidi.

Dikatakannya, untuk rencana anggaran subsidi kepada maskapai wing Air akan dilakukan sering kos bersama pemrov Sultra dimana pemrov Sultra akan mensubsidi dari jalur Kendari – Wanci  atau Kendari – Wakatobi sementara Pemda Wakatobi akan mensubsidi jalur Wakatobi-Kendari.

- Advertisement -

“Tim dari provinsi sudah rapat dan di sepakati pertama bahwa anggaran perubahan provinsi saat ini mereka sudah sepakati anggaran Rp 2,4 miliar untuk mensubsidi dari jalur Kendari – Wakatobi, minimal kita juga di angka seperti itu dan yang kita subsidi tinggal dari Wangiwangi – Kendari atau Wakatobi-kendari,” ungkapnya, Senin (15/8/2022).

“Kebetulan kemarin malam juga sudah di sampaikan oleh kadis pariwisata provinsi Sulawesi Tenggara,” jelasnya.

Terkait dengan adanya permintaan maskapai Pemda Wakatobi agar deposit sebesar 6 Milyar dengan hitungan tarif penumpang Rp. 1.200.000 untuk blok sheat 50 kursi dalam jangka waktu satu tahun.

Tambah, Nadar hal tersebut masih akan dinegosiasikan mengingat dinilai terlalu tinggi dan dikhawatirkan tidak bisa dijangkau masyarakat umum.

“Berdasarkan Permenhub Nomor 68 Tahun 2022 tarif Rp. 1.200.000 terlampau tinggi padahal kalau kita hitung untuk daerah Wakatobi hanya Rp. 940.000 sehingga Pemda perlu negosiasi lagi agar tidak melanggar harga batas atas Pemerintah karena Pemda tidak punya rujukan. Jangan sampai ini bermasalah ke depan”, terangnya.

Baca Juga :  Desa Liya Mawi Juara Umum 10 Program PKK Tingkat Sultra

Lebih jauh, Nadar juga menyebutkan saat ini pihaknya masih mencari alternatif agar ada maskapai yang masuk Wakatobi.

“Teman-teman di pihak bandara Matahora mereka juga telah jalan untuk mencari maskapai mana yang memungkinkan untuk kesini itu sebagai alternatif,” tambahnya. (Adm)

Penulis: Arjuno

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry