Buka Rakerda Dekranasda Buton, Ini Pesan Basiran

15
Ketgam : Pj Bupati Buton, Drs Basiran membuka denga resmi rapar kerja sekaligus musyawarah daerah Dekranasda Kabupaten Buton

SATULIS.COM, BUTON – Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, M.Si membuka dengan resmi Rapat Kerja/ Musyawarah Daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Buton di Aula Rujab Bupati, Pasarwajo, Kamis pagi 20 Oktober 2022.

“Rapat kerja/ musyawarah daerah ini diadakan dalam rangka pembentukan pengurus baru. Oleh sebab itu, dirubah pengurus lama yang akan dilaksanakan dalam musyawarah daerah,” ungkap Pj. Bupati.

Orang nomor satu di bumi penghasil aspal mengatakan desranasda adalah suatu organisasi yang harus bergerak terus dalam rangka membantu pemerintah untuk pengembangan kerajinan dan produk olahan pangan di lingkungan masyarakat.

- Advertisement -

Lebih lanjut Kepala BPKAD Provinsi Sultra ini menguraikan semua jenis kain tenun memiliki ciri khas atau nama.

“Kain tenun memiliki ciri khas masing-masing atau memiliki nama, sehingga ketika berkunjung ke gerai Dekranasda atau ke stand pameran dapat kita jelaskan ini tenunan berasal dari Wabula dengan motif tenun apa dan sebagainya, lalu jika ada yang berkunjung ke tempat tenunnya jaraknya sekitar 15 km lalu jarak tempuhnya selama 30 menit dari ibukota Pasarwajo,” jelas mantan Asisten I Sekda Prov. Sultra.

Berikutnya, lanjut Pj. Bupati, abon terbuat dari ikan, ikan ini di kelola oleh kelompok masyarakat perempuan yang berada di Sampoabalo dengan jarak tempuh ke tempat tersebut sekitar setengah jam. Kapusunosu ini terbuat dari jagung pulut yang biasanya kita temukan dipasar-pasar tradisional, itu misalnya yang dapat kita jelaskan kepada konsumen.

“Jadi masyarakat pengrajin melalui dekranas bisa memasukkan info produknya di website Pemkab Buton tinggal dicari apa saja jenis kerajinan atau produk desranasda berupa nentu, tikar, tenunan dan sebagainya,” kata mantan Camat Betoambari.

Lebih lanjut, Pj Bupati Buton mengharapkan agar promosi maupun pemasaran produk-produk dekranasda ke depan dapat memanfaatkan perkembangan teknologi seperti sekarang ini. Bisa menjual melalui aplikasi maupun media sosial sehingga bisa dipesan secara online oleh masyarakat di berbagai daerah.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, Umar Samiun Bantu Seluruh KK di Desa Benteng

Usai pembukaan, pelaksana tugas Ketua Dekranasda Kabupaten Buton, Ny. Deisy Natalia Rompas Basiran, SH mengikuti rapat kerja atau musyawarah daerah Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kab. Buton dengan agenda penentuan komposisi kepengurusan Dekranasda yang baru termasuk pembahasan rancangan program kerja yang bakal dilaksanakan kepengurusan yang baru.

Pelaksana tugas Ketua Dekranasda Kabupaten Buton, Deisy Natalia Rompas Basiran, SH menegaskan kepada ibu-ibu camat se-Kabupaten Buton untuk mengidentifikasi jenis-jenis kerajinan apa yang ada di wilayahnya masing-masing untuk dapat dibina dan dikembangkan melalui Dekranasda. Selain itu, OPD terkait untuk dapat proaktif dalam memajukan Dekranasda, khususnya para pengrajin.

“Pada saat ini juga saya meminta kepada ibu-ibu Camat yang ada untuk bisa membuat laporan tentang kerajinan apa saja yang ada di kecamatannya, tentunya di desa-desa, kalau bisa secepatnya laporannya ya ibu-ibu. Dan juga saya memohon bantuan para OPD yang terkait dalam dekranas ini untuk membantu saya karena kita ini satu wadah. Saya tidak bisa berbuat kalau saya tidak dibantu oleh bapak dan ibu sekalian”, harapnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kab. Buton Asnawi Jamaluddin, S.Pd. M.Si., bersama Ibu, Ny. Kiki Amalia Asnawi, Pelaksana Harian Ketua Dekranasda Buton Ir. Sadisu, MSi sejumlah Kepala OPD terkait, Kabag Ekonomi Setda Kab. Buton, serta jajaran pengurus Dekranasda Buton Periode 2017-2022. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry