Forum KMP Wakatobi Ditargetkan Jadi Sentra Pengembangan Produksi Ternak

133
Ketgam : PJ sekda Kamaruddin saat menerima cendara mata. Istimewa

SATULIS.COM, WAKATOBI Forum Kemitraan Multi Pihak (KMP) yang di gagas bersama oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Wakatobi melalui Dinas Pertanian dan Bappeda, berkolaborasi dengan Kementrian PPN/ Bappenas, Kementrian Pertanian, Balai Besar Inseminasi Buatan Singosari (BBIB), dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Menargetkan Kabupaten Wakatobi jadi pilot project pengembangan produksi ternak di Sultra.

Hal tersebut di tandai dengan adanya Kegiatan workshop dan bimbingan teknis kepada peternak di pesanggrahan budaya kabupaten Wakatobi yang di sertai launching perdana rencana aksi Inseminasi Buatan di beberapa hewan ternak sapi yang di gelar di desa sombu kecamatan, Wangi-wangi.

Dalam rilis pers yang diterima Satulis.com, Kamis (27/10/2022),  Direktur politik luar negeri dan kerjasama pembangunan internasional kementerian PPN/ Bappenas Republik Indonesia Dr. Ir.wisnu utomo, M.sc. dalam sambutannya mengatakan, forum kemitraan multi pihak merupakan langkah awal sekaligus menjadi pilot project pertama di sulawesi tenggara dalam membangun kerjasama peningkatkan produksi ternak.

- Advertisement -

“Wakatobi sebagai kawasan wisata yang masuk sebagai top ten bali baru tentu harus memiliki ketersediaan stock daging yang berkualitas baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat maupun kebutuhan wisatawan yang akan berkunjung ke wakatobi,” tuturnya.

Hal Senada diungkapkan Dr. Drh. Kresno Suharto, M.P. menyatakan bahwa pihaknya selalu bekerjasama dengan Bappenas dalam membangun dan meningkatkan produktivitas ternak di seluruh pelosok tanah air, termasuk wakatobi sebagai salah satu daerah sentra produksi ternak kedepan.

“Kami siap mendukung setiap langkah-langkah strategis yang telah di sepakati bersama dalam point-point rencana aksi multi pihak yang telah di tanda tangani bersama,” ungkapnya.

Kepala dinas pertanian (Kadistan), Ir Tamrin menjelaskan, bahwa peluncuran aksi kerja sama multi pihak bidang Inseminasi Buatan merupakan instrumen yang kuat dalam mendukung percepatan perkembangbiakan ternak besar, khususnya Sapi.

Baca Juga :  KPUD Wakatobi Sosialisasikan PKPU Nomor 10 tahun 2020

Dimana kerja sama multi pihak tersebut akan berlangsung Multi year sehingga kedepan kabupaten Wakatobi sangat perlu menghadirkan dokter hewan dan tenaga inseminator yang handal, termasuk penyiapan sarana seperti Kontainer Semen Beku (spermatozoa yang dibekukan) dari bibit unggul, alat suntik hormon serta prasarana pendukung lainnya.

“Seperti pusat kesehatan hewan dan rumah potong hewan, yang tentu bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya para peternak dan pelaku usaha pertanian menuju wakatobi yang sejahtera dan sentosa,” tuturnya, Kamis (27/10/2022).

lanjutnya, kedepan pihaknya akan selalu berkoordinasi dengan bappeda dalam menyusun program dan kegiatan-kegiatan strategis untuk mendukung upaya menjadikan wakatobi sebagai salah satu sentra produksi ternak, melalui peningkatkan kualitas dan keterampilan sdm yang handal, terutama bagi calon-calon inseminator, konsep pengembangan peternakan, pembangunan posko-posko inseminasi buatan, budidaya hijauan pakan ternak pada lokasi-lokasi pengembalaan ternak.

Untuk diketahui Pelaksanaan Workshop dan Bimtek forum kerjasama multi pihak peningkatan produksi pertanian itu secara langsung di buka oleh bupati wakatobi yang di wakili oleh sekda kab. Wakatobi, Kamaruddin, SPd.MM. (Adm)

Penulis: Arjuno

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry