Heboh, Pengusaha Migas Baubau Mengaku Suap Oknum Kementerian ESDM Rp 1,2 Miliar

SATULIS.COM, Baubau – Ditengah gencarnya Kejagung membongkar kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina Subholding dan kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) pada tahun 2018—2023, masyarakat Sultra dibuat heboh adanya rekaman pengakuan suap salah satu pengusaha Migas asal Kota Baubau, FB (Inisial).

Rekaman suara percakapan berisi pengakuan suap itu berdurasi sekitar 53mnit ±. Dalam rekaman suara, orang yang di duga FB menceritakan usahanya dalam memperoleh kuota minyak hingga mengaku memberikan suap kepada oknum di Kementrian ESDM senilai Rp 1,2 Miliar guna mendapatkan penambahan kuota minyak tanah subsidi kepada perusahaan Migas milik FB.

Dalam rekaman itu, FB meminta peningkatan kuota penjual minyak tanah subsidi dibeberapa wilayah, utamanya Buton tengah. Guna memuluskan usaha FB, diduga ada keterlibatan oknum dalam Pertamina Fuel Terminal Baubau. Bahkan nama menteri ESDM, Bahlil Lahadalia ikut disebut FB.

Dalam percakapannya, FB mengaku uang yang dikeluarkan Miliaran rupiah untuk mengenjot jatah minyak tanah subsidi, sudah akan kembali hanya dalam hitungan beberapa bulan saja. Olehnya, dia tidak segan mengeluarkan sejumlah dana. Terlebih, usaha Migas yang dikelolanya tersebar pada beberapa wilayah di Sultra, utamanya wilayah Kepton.

Untuk meraup keuntungan yang lebih besar, FB mengaku melakukan penimbunan minyak. Caranya, jatah minyak yang diberikan setiap harinya dari Pertamina, tidak seluruhnya disalurkan ke agen untuk dijual ke masyarakat. Jatah yang ditimbun baru akan dikeluarkan saat harga minyak tanah “Panas”.

Berkait kebenaran rekaman tersebut, pengusaha FB yang dikonfirmasi via handphone nya, Senin (17/03) belum memberikan respon. (Adm)

Baca Juga :  Gedung Baru DPRD Kota Baubau Diresmikan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles