Wujudkan Kota Cerdas, Ini Sejumlah Terobosan Dikpora Baubau di Bawah Kepemimpinan La Mane

SATULIS.COM, BAUBAU – Sekira 3 bulan sejam dilantik menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Baubau, La Mane SPd langsung tancap gas melakukan sejumlah terobosan. Tentu terobosan yang dilakukan sejalan dengan visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau melalui program-program strategis di sektor pendidikan.

Dikatakan La Mane, salah satu fokus utama yang akan dilakukan adalah mendukung terwujudnya visi Baubau sebagai kota budaya yang ramah, cerdas, sejahtera, dan bermartabat melalui peningkatan mutu pendidikan.

Menurutnya, kualitas pendidikan harus ditopang oleh infrastruktur yang memadai serta sumber daya manusia yang kompeten, khususnya guru dan tenaga kependidikan.

“Dinas Pendidikan harus mampu menerjemahkan visi dan misi wali kota dan wakil wali kota. Salah satu visinya adalah mewujudkan kota budaya yang cerdas. Ini yang harus dijawab melalui program-program pendidikan yang strategis,” ujarnya.

La Mane menjelaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan sarana dan prasarana yang mendukung proses belajar mengajar. Selain itu, penguatan kapasitas guru juga menjadi perhatian penting di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Menurut La Mane, transformasi digital dalam dunia pendidikan menuntut tenaga pendidik untuk terus beradaptasi, termasuk dalam penggunaan perangkat pembelajaran berbasis teknologi informasi.

“Saat ini pembelajaran sudah mulai menggunakan teknologi, termasuk papan digital. Karena itu, kemampuan guru dalam mengoperasikan teknologi tersebut harus terus ditingkatkan agar proses pembelajaran berjalan optimal,” katanya.

Selain pembenahan infrastruktur dan peningkatan kompetensi guru, La Mane juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara Dinas Pendidikan dan seluruh satuan pendidikan di Kota Baubau.

La Mane menilai sekolah dan Dinas Pendidikan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan dalam menjalankan kebijakan pendidikan. Karena itu, diperlukan kesamaan persepsi agar setiap program yang dirancang dapat berjalan efektif di tingkat sekolah.

Baca Juga :  Soal Kenaikan Harga Beras, BNPB Baubau Minta Masyarakat Tidak Panik

“Sekolah tidak bisa berdiri sendiri dan Dinas Pendidikan juga tidak bisa berjalan sendiri. Kebijakan lahir dari dinas, sementara pelaksanaannya ada di sekolah. Karena itu, keduanya harus berada dalam satu pemahaman dan tujuan yang sama,” jelasnya.

Sebagai langkah awal, pihaknya telah melakukan konsolidasi internal dengan jajaran Dinas Pendidikan dan sekolah-sekolah untuk memperkuat koordinasi serta menyatukan arah kebijakan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Baubau.

“Kita ingin membangun pemahaman bahwa seluruh sekolah adalah bagian dari Dinas Pendidikan. Ini merupakan satu kesatuan yang bersama-sama bertanggung jawab mewujudkan pendidikan yang berkualitas di Kota Baubau,” pungkasnya.

25 Sekolah dapat Kucuran Anggaran Revitalisasi

Sedikitnya 25 sekolah di Kota Baubau mendapat kucuran anggaran revitalisasi, dan meningkat secara kuantitatif dari tahun sebelumnya. Rinciannya, SMP sebanyak 7 sekolah, yakni SMPN 3 Baubau, SMPN 6 Baubau, SMPN 7 Baubau SMPN 8 Baubau, SMPN 10 Baubau, SMPN 12 Baubau dan SMPN 13 Baubau.

Adapun SD sebanyak 9 Sekolah, masing-masing SDN 1 Baubau, SDN Karya Baru, SDN 2 Wajo, SDN 2 Topa, SDN 2 Bone-Bone, SDN 2 Nganaumala, dan SDN 3 Nganaumala.

Sementara untuk Taman Kanak-kanak (TK) sebanyak 9 Sekolah, yaitu TK Pembina Lea-lea, TK Pembina Sorawolio, TK Pembina Bhayangkari, serta dua TK lainnya yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Dikatakan La Mane, peningkatan jumlah kuantitatif ini menjadi kerja nyata dari pemerintahan saat ini dibawah kepemimpinan Walikota Baubau H Yusran Rahim dan Wakil Walikota Baubau, Hamsina Bolu. Dia mengungkapkan Optimisme nya bahwa sekolah di Kota Baubau yang akan mendapatkan dana revitalisasi masih akan bertambah jumlahnya.

La Mane berharap, dengan adanya revitalisasi sekolah tentu akan berdampak pada kualitas mutu pendidikan terhadap anak didik. “Insfrastruktur yang bagus tentu menjadi salah satu penunjang dalam rangka memperbaiki mutu pendidikan di Indonesia, khususnya Kota Baubau,” beber La Mane.

Baca Juga :  PWI Baubau Kecam Tindakan Larangan Peliputan Wartawan Kendari Pos

Pihaknya menargetkan dalam jangka dua tahun kedepan, infrastruktur sekolah di Kota Baubau sudah bagus sehingga membuat nyaman para peserta didik maupun guru itu sendiri. Dengan begitu, pelajaran yang diberikan akan lebih mudah terserap dan di pahami peserta didik.

Berikut adalah detail program kerja dan kebijakan terbaru yang sedang berjalan:

1. Kebijakan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)

• Peralihan ke Metode Offline: Dinas Pendidikan menerapkan perubahan skema pada SPMB tahun ajaran 2026/2027 dengan mengandalkan metode luring (offline). Kebijakan ini diambil untuk menyesuaikan dengan kondisi lapangan serta memastikan proses penerimaan berjalan lebih efektif bagi seluruh elemen masyarakat setempat.

2. Transformasi Pembelajaran Digital

• Optimalisasi Media Interaktif: Melalui kolaborasi dengan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sultra, Dinas Pendidikan menggenjot pemanfaatan Papan Interaktif Digital (PID) dan platform Ruang Murid di sekolah-sekolah.

• Peningkatan Kompetensi Guru: Mengingat pesatnya perkembangan teknologi, La Mane berfokus pada pelatihan guru agar mampu menyusun materi pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap era digital.

3. Penguatan Infrastruktur dan SDM Pendidikan

• Revitalisasi Layanan Sekolah: Kebijakan diarahkan pada peningkatan mutu sekolah lewat perbaikan infrastruktur yang memadai dan pemerataan tenaga pendidik.

• Konsolidasi Internal: Sebagai pejabat baru, langkah awal yang ditekankan adalah penyamaan persepsi di jajaran internal dinas agar semua program kerja linier dengan target pembangunan sumber daya manusia unggul di Kota Baubau.

4. Kesehatan Anak Sekolah (Program Kolaboratif)

• Cakupan Kinerja Gizi (CKG): Dinas Pendidikan aktif mendukung perluasan jangkauan program CKG lintas sektor. Kolaborasi ini menyasar satuan-satuan pendidikan guna memantau sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi para pelajar di Kota Baubau. (Adm)

Baca Juga :  Hadiri Panggilan Kejaksaan, Kesbangpol Baubau Serahkan Dokumen Kegiatan 2023–2025

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles