Kantor Imigrasi Baubau Berikan Layanan Paspor Simpatik di Hari Sabtu-Minggu

SATULIS.COM, BAUBAU – Kantor Imigrasi Kota Baubau terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, salah satunya dengan meluncurkan layanan Paspor Simpatik. Dimana masyarakat diberikan kesempatan untuk mengurus permohonan Paspor di hari Sabtu dan Minggu.

Layanan paspor simpatik yang dilakukan di luar hari kerja, akan terus dilaksanakan satu bulan dua kali.

“Tujuan di bentuk paspor simpatik, bagi yang bekerja tidak mempunyai waktu, maka bisa mengajukan di hari Sabtu sama Minggu, dan kami sudah laksanakan di Lippo plaza, kemenag, dan kantor imigrasi sendiri, ini laksanakan sebulan dua kali,” kata Kepala Imigrasi kota Baubau Teguh Santoso SH sat ditemui diruang kerjanya, Selasa (03/11/2020).

Di juga mengatakan, direktorat jenderal imigrasi membuka program Eazy paspor, dimana bertujuan untuk memudahkan layanan pembuatan paspor tanpa harus datang langsung ke kantor Imigrasi. Layanan ini boleh digunakan oleh instansi pemerintah, swasta, rumah masyarakat serta organisasi masyarakat.

“Mereka bisa menyurat saja di kantor imigrasi atau melalui via telepon. Instansi mana atau dari perusahaan mana untuk memiliki paspor, disebut berapa orang dan siapa penanggung jawabnya,” imbuhnya.

Dikatakan Teguh Santoso, lingkup kerja Imigrasi Kota Baubau meliputi cakupan wilayah Kepulauan Buton (Kepton) yang terdiri dari 5 Kabupaten dan 1 Kota. Untuk mempermudah akses pelayanan, pihaknya telah bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia.

“Kami sudah bekerja sama dengan kantor Pos, tujuan nya adalah mengurangi antrian, mempermudah pelayanan di masyarakat. Kami sudah MoU,” kata Teguh.

Meski begitu, pihaknya juga tetap membuka pelayanan secara langsung pada masa pandemi Covid-19. Tentunya dengan tetap menjaga dan menerapkan protokol kesehatan.

“Jadi dari mulai pemohon datang, kita sudah sediakan cuci tangan sampai ke ruang kepelayanan. Yang di layani hanya yang menggunakan masker. Kalau yang tidak menggunakan masker, kita anjurkan untuk menggunakan masker, baru bisa di proses selanjutnya,” beber Teguh.


Baca Juga :  Pemilihan La Oti dan Wa Oti Ramaikan Festival Pesona Budaya Tua Buton

Peliput : Firman

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles