Rabu, Januari 14, 2026

Berlangsung Meriah, Bupati La Bakry Buka MTQ Ke-46 Kabupaten Buton

SATULIS.COM, BUTONĀ – Bupati Buton, Drs La Bakry, secara resmi membuka Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-46 tingkat kabupaten Buton tahun 2020 yang dipusatkan di Panggung Utama Arena MTQ, Lapangan Sepakbola, Desa Amboau Indah, Kecamatan Lasalimu Selatan, Kabupaten Buton, Sabtu (29/02/2020).

Bupati Buton, La Bakry bersama wakil bupati Buton, Iis Elianti, Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad serta Kapolres Buton, menyaksikan pawai ta’aruf di garis finish. (Foto : Kominfo Buton/Satulis.com)

Sebelum membuka puncak acara MTQ tersebut Bupati Buton, La Bakry bersama Wakil Bupati Buton, Iis Elianti menerima para Kafilah yang berasal dari 7 kecamatan di Tribun penghormatan depan Rujab Lasalimu Selatan di Ambuau Indah.

Turut hadir Ketua DPRD Buton, Hariasi Salad, Kapolres Buton, AKBP Agung Ramos P. Sinaga, Sekda Buton, La Ode Zilfar Djafar, Organisai Perangkat Daerah (OPD), Camat, Para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), Kades dan Lurah, Lingkup Pemkab Buton.

Rombongan dari Kecamatan Pasarwajo ikut ambil bagian dalam pawai ta’aruf MTQ ke-46 Kabupaten Buton. (foto : Infokom Buton/Satulis.com)

Kafilah dilepas Ketua Panitia yang juga Asisten 1 Setda Buton, Alimani setelah menerima laporan dari KUA Kecamatan Lasalimu Selatan selaku tuan rumah tentang kesiapan para kapila dalam melakukan pawai taruf.

Kecamatan Kapontori menempati barisan pertama yang memasuki tribun kehormatan setelah Marchind Band Gita Takawa. Berturut-turut, Kecamatan Wolowa, Wabula, Siotapina, Pasarwajo, Lasalimu dan Lasalimu Selatan.

Peserta pawai ta’aruf MTQ ke-46 Kabupaten Buton dari kecamatan Wabula. (Foto : Infokom Buton/Satulis.com)

Usai pawai taruf, malam harinya Bupati Buton membuka resmi MTQ ke-46 Kabupaten Buton. Pada acara Pembukaan, Politisi Golkar tersebut juga melantik Dewan Hakim yang bertugas.

Ketua Panitia MTQ ke 46, Alimani, melaporkan MTQ ke-46 tinglat Kabupaten Buton, akan berlangsung selama 4 hari diikuti 7 kecamatan.

Baca Juga :  Wujudkan Revolusi Mental, Polima Masuk Kurikulum Sekolah

ā€œTujuan MTQ ini yaitu untuk memelihara, mengembangkan dan meningkatkan pengetahuan nilai-nilai suci yang terkandung dalam Al-Qur’an. MTQ juga merupakan spirit pembangunan daerah. Selain itu para pemenang dalam lomba ini akan menjadi utusan Kabupaten Buton untuk MTQ Sultra di Konawe,ā€ kata Asisten 1 Setda Buton ini.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, Drs Mukhtar, SPd.I menyampaikan, kitab Al-Quran yang dimusabaqahkan pada MTQ tersebut terdiri dari 30 juz, 114 surat, 6660 ayat, 77.439 kata dan 1.000.027 huruf, akan dikaji oleh peserta dan anak-anak dalam bentuk tilawatil Quran, Tartil Al-Quran.

“Bahkan akan diuji kemampuan menghafal dan mengartikan Al-Quran,ā€ katanya.

Dikatakan Kemenag Buton, peserta juga dituntut meningkatkan keterampilannya menulis Al-quran dalam bentuk Kaligrafi, termasuk mengkaryakan dalam bentuk karya ilmiah tentang perkembangan-perkembangan hari ini yaitu etika bagaimana berbudi sosial dalam kaca mata islam.

Dengan dilaksanakannya MTQ, kata Mukhtar, tidak hanya berarti sebagai syiar islam, akan tetapi lebih jauh kita maknai sebagai barometer bagaimana mengukur keberhasilan pembelajaran-pembelajaran Al-quran yang ada didalam masyarakat.

“Oleh karena itu perlu dukungan kita semua, baik itu melalui pendidikan formal maupun nonformal. Termasuk orang tua sebagai bahan evaluasi, apakah interaksi yang dilakukan selama ini sudah pernah setiap tahun, setiap minggu bahkan setiap hari sering kita membaca Al-quran,ā€ pungkas Mukhtar.

Sementara itu, Bupati Buton dalam sambutannya menegaskan seluruh elemen masyarakat untuk memandang MTQ bukan hanya sebagai sebuah acara rutin, dan ajang lomba menang kalah dalam seni membaca Al-Qur’an.

Akan tetapi lebih dari itu, kegiatan MTQ sebagai suntikan energi bagi Umat Islam Kabupaten Buton untuk membumikan Al-Quran dalam dunia sehari-hari sebagai seorang Muslim.

Politisi Golkar ini juga mengajak umat untuk merenungkan dan memahami makna Alquran. Alquran adalah petunjuk untuk memperkokoh Akhlakul Karimah membangun kehidupan yang beragam dan menerapkan ide-ide besar, ide-ide mulia dalam Al-Qur’an untuk kemaslahatan umat dan masyarakat Kabupaten Buton.

Baca Juga :  HMI Tegaskan Aktivitas Bongkar Muat Tongkang di Kondowa Perbuatan Pidana

ā€œMTQ menjadi salah satu sumber kesejukan, menjadi mata air melimpahnya ukhuwah islamiah dan ukhuwah Basyariah. Hati kita seharusnya merasa damai tiap kali membaca Al-Qur’an, merasa tentram tiap kali mendengarkan ayunan Ayat Suci Al-Qur’an. Sehingga tidak ada lagi hoaks, fitnah-memfitnah, caci-mencaci di antara sesama umat,” bebernya.

La Bakry juga berharap kepada peserta MTQ, agar senantiasa memetik manfaat dari penyelenggaraan event ini. Dia juga meminta agar para peserta menyiapkan diri untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara Ke 28 tahun 2020 yang akan berlangsung di Andoolo, Kabupaten Konawe Selatan.

“Dan bagi yang belum meraih prestasi, jadikan pengalaman ini sebagai motivasi untuk lebih giat belajar dan berlatih,ā€ pungkas Bupati Buton. (Adm)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

IKLAN

Latest Articles