PMII Wakatobi Kutuk Tindakan Represif Aparat Kepolisian di Pamekasan

160
Ketgam : Ketua PC PMII Kabupaten Wakatobi, Salam Aziz Wole (tengah) di dampingi pengurus.

SATULIS.COM, Wakatobi – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Wakatobi angkat bicara terkait insiden yang terjadi di kantor bupati Pamekasan, Jawa Timur, saat menggelar aksi unjuk rasa menolak keberadaan tambang ilegal di wilayah itu.

Dimana saat menggelar aksi itu, oknum aparat kepolisian melakukan tindakan represif dan menyerang kader PMII Cabang Pamekasan yang sedang melakukan unjuk rasa.

Menyikapi hal itu, ketua PMII Wakatobi, Salam Aziz Wole, mengutuk keras tindakan represif yang sangat tidak terpuji dan tidaklah pantas dilakukan oleh aparat penegak hukum.

- Advertisement -

“Tindakan represif itu sangat jauh dan tidak sesuai dengan slogan Polri yang katanya siap melayani, mengayomi dan melindungi masyarakat,” tegas Salam Aziz Wole, Jumat (03/07/2020).

Salam, sapaan akrab Salam Aziz Wole, menambahkan, pihaknya meminta kepada Kapolri agar menindak tegas oknum Kepolisian yang melakukan tindakan represif tersebut sesuai dengan hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Salam menjelaskan, tindakan tersebut dikutuk oleh semua kader PMII sebagai bentuk solidaritas sesama kader di PMII.

“Informasi terkini yang kami tahu bahwa oknum tersebut sudah di copot sebagai anggota polri,” bebernya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh pengurus cabang PMII Pamekasan, Jawa Timur tersebut menolak adanya tambang Ilegal di Pamekasan Jawa Timur. (adm)

Peliput : Syakur

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Baca Juga :  4 dari 7 KSPN Wakatobi Segera Disulap jadi Wisata Millenium