Pemkab Buton Terima Dua Penghargaan Dalam HUT Sultra Ke-57

14

SATULIS.COM, BUTON – Bupati Buton, La Bakry menerima dua penghargaan dari Gubernur Ali Mazi tepat di peringatan hari ulang tahun (HUT) Provinsi Sulawesi Tenggara yang ke-57.

La Bakry menerima pengharagaan itu saat upacara peringatan HUT Sultra di Ballroom Phinisi, Claro, Kota Kendari, Selasa (27/4/2021).

Penghargaan itu diantaranya, piagam sebagai peringkat pertama kabupaten lokus tahun 2020 dalam pelaksanaan intervensi penurunan stunting terintegrasi yang diselenggarakan pada tanggal 13 Oktober- 01 November tahun 2020 di masing-masing kabupaten lokus.

- Advertisement -

Penghargaan kedua, berupa piagam penghargaan pembangunan daerah 2021 sebagai peringkat pertama atas prestasi kategori perencanaan dan pencapaian daerah tingkat kabupaten/kota.

Dalam perayaan itu, sekaligus dirangkaikan dengan peluncuran e-Perda oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Otonomi Daerah. Aplikasi Inovasi pemerintahan berbasis pemanfaatan teknologi informasi itu, sebuah sistem fasilitasi peraturan daerah berbasis elektronik.

Ini merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan Kemendagri melalui Direktorat Jenderal Otonomi Daerah (Ditjen Otoda).

Aplikasi ini menyediakan layanan berbasis digital bagi pemerintah daerah secara tematik, dalam hal fasilitasi dan koordinasi seluruh rancangan produk hukum daerah.

Aplikasi ini bertujuan agar produk hukum yang dibuat pemerintah daerah sejalan dan harmonis dengan peraturan perundang-undangan serta kebijakan pembangunan nasional yang telah ditetapkan pemerintah.

Aplikasi e-Perda diluncurkan oleh Kemendagri pada 13 Januari 2021 lalu. Selanjutnya, Provinsi Banten dan Jawa Barat ditetapkan sebagai proyek percontohan reformasi regulasi. Banten meluncurkan e-Perda pada 30 Maret 2021 dan Jawa Barat meluncurkannya pada 16 April 2021.

Di luar provinsi percontohan ini, Sultra menjadi provinsi pertama di Indonesia, dimana e-Perda diluncurkan. Dengan kata lain, menjadi provinsi ketiga peluncuran aplikasi e-Perda, yang bertepatan dengan puncak peringatan HUT.

Baca Juga :  Pemkot Baubau Disebut Gagal Terapkan Falsafah PO-5

Dalam sambutannya, Dirjen Otoda Kemendagri Akmal Malik menyampaikan bahwa lahirnya e-Perda ini berangkat dari apa yang disebut dengan “obesitas regulasi”. Betapa banyaknya regulasi yang dibuat di daerah dengan dinamika global yang juga terus berubah.

“Dinamika perubahan global membuat regulasi cepat berubah. Regulasi di pusat berubah. Nah, apakah kecepatan perubahan di pusat dapat diikuti dengan baik di daerah,” kata Dirjen Otoda.

Bagi Provinsi Sultra yang merayakan HUT ke-57, e-Perda ini merupakan kado istimewa karena diluncurkan pada puncak peringatan HUT.

“Alhamudlillah hari ini dengan semangat berbahagia kita akan melakukan launching aplikasi e-Perda kabupaten dan kota se-Sultra bersama Dirjen Otoda Kemendagri. Aplikasi ini merupakan layanan berbasis digital yang akan digunakan pemerintah provinsi yang bertujuan agar proses penyusunan produk hukum daerah kabupaten/kota dapat berjalan lebih efisien,” ujar Gubernur, Sultra Ali Mazi dalam sambutannya.

Lebih lanjut Gubernur menjelaskan makna tema peringatan HUT. Garbarata yang merupakan akronim dari Gerakan Pembangunan Terpadu Wilayah Daratan dan Lautan/Kepulauan.

“Pemerintah provinsi mengangkat kata ‘Garbarata’ karena fakta menunjukkan bahwa Sultra terdiri dari daratan dan kepulauan yang harus dibangun secara bersama-sama, tidak boleh ada dikotomi keduanya,” jelas Gubernur.

Selanjutnya, pemerintah menggunakan “Sultra Bangkit” karena selama setahunan ini, kita telah dilanda pandemi Covid-19, yang telah menggoyahkan semua aspek kehidupan, terutama sendi-sendi perekonomian.

Hampir semua lapangan usaha mengalami kontraksi atau kemunduran, kecuali lapangan usaha informasi dan teknologi. Pemerintah harus terus mendorong produktifitas masyarakat. Oleh karenanya, kita tidak boleh pasrah dengan keadaan. Kita harus bangkit dari keterpurukan untuk meraih kemajuan atau keberhasilan.

“Sultra harus maju. Ibarat kita naik sepeda. Jika kita berhenti maju atau berhenti mendayung roda sepeda, maka kita akan jatuh. Begitulah roda pembangunan, terus bergerak tanpa henti,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkot Baubau Ultimatum Bupati Buton Segera Kosongkan Rujab Baubau

Dikatakan Politisi Nasdem ini, apabila kita maju terus, maka pintu kesejahteraan akan dekat. Jika kita sejahtera, insyallah hidup kita akan bermartabat.

Gubernur meminta agar semua elemen masyarakat Sultra menggelorakan semangat persatuan dan kesatuan. “Mari kita samakan perbedaan. Kita hilangkan sekat dan sikap yang saling menjatuhkan. Kita satukan niat dan gerak langkah,” katanya. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry