KKN di Wakatobi, Bupati Harap Mahasiswa UGM Dapat Memberikan Edukasi

54
Ketgam : Bupati Wakatobi, Haliana saat menyambut Mahasiswa KKN PPM UGM di ruang rapat lantai 2 Setda Kab. Wakatobi. Foto : Arjuno/ SATULIS.COM.

SATULIS.COM, WAKATOBI – Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogjakarta, Jawa Tengah (Jateng), kembali mengirimk 29 mahasiswanya untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (PPM) periode 2, Tahun 2022 di Kabupaten Wakatobi.

Kali ini UGM menempatkan mahasiswanya untuk melakukan KKN PPM di Kecamatan Togo Binongko, tepatnya di Kelurahan Sowa dan Popalia. Mahasiswa ini direncanakan bakal tinggal selama 50 hari di Wakatobi, terhitung mulai 25 Juni – 13 Agustus 2022 mendatang.

Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Budaya UGM, Heddy Shry Ahimsa Putra sekaligus dosen pembimbing peserta KKN PPM UGM menyebutkan, salah satu program kerja KKN PPM UGM adalah mendukung penuh program daerah, sebagaimana visi dan misinya menjadikan Kabupaten Wakatobi sebagai Kabupaten Konservasi Maritim yang Sentosa.

- Advertisement -

Apalagi kata dia, konservasi di pulau Binongko sangat luar biasa, tentang biodiversity atau keragaman hayatinya sangat menarik dan sangat penting untuk konteks nasional.

“Mahasiswa KKN juga akan melaksanakan kegiatan tentang pelestarian penyu dan mangrove. Kami berharap bisa membantu kegiatan pelestarian, entah berbagai bentuk kerjasama maupun tambahan informasi dari kami terkait yang berkenaan dengan pelestarian. Dulu kami juga melepas Tukik dan menanam Mangrove, kedepan juga akan begitu,” ujarnya saat di temui, Minggu (26/6/2022) malam.

Lanjutnya, 29 orang mahasiswa tersebut berasal dari berbagai fakultas. Diantaranya, dari fakultas Filsafat, Hukum, Kedokteran, Biologi, Geografi dan sebagainya. Mereka akan menjalankan beberapa program kerja yang sudah disusun terlebih dahulu selama di UGM.

“Mudah-mudahan semuanya dapat berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Bupati Wakatobi, Haliana berharap dengan adanya mahasiswa KKN UGM dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bagaimana menjadi petani dan nelayan yang baik agar bisa meningkatkan kreativitas masyarakat.

Baca Juga :  Berkunjung Ke Tomia, Umar Samiun Disambut Ratusan Massa dan Tarian

“Melalui bekal pengalaman-pengalaman mahasiswa KKN dari Jogjakarta sebagai kota kreatif, kota inovatif, kota pelajar yang berkemajuan, serta berkontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Sehingga diharapkan dapat memberi manfaat,” ujarnya.

Lanjut Politisi PDI-P tersebut meyakinkan para Peserta KKN, akan banyak mendapat pengalaman-pengalaman baru mengingat Wakatobi sebagai salah satu dari Top Ten Destinasi Wisata Indonesia.

“Yang tak kalah pentingnya, peserta KKN dapat memberikan edukasi-edukasi kepada masyarakat. Terhadap bagaimana cara menjaga lingkungan, menangkap ikan dengan cara yang baik, menjaga laut dan bagaimana mengelola sampah secara baik. Supaya prinsip hidup konservasi dan keberlanjutan tetap bisa dimaknai, dipahami dan diimplementasikan kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Wakatobi dimana pun berada,” paparnya.

Penulis : Arjuno
Editor : Hariman

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry