Pelaku UKM Harus Mampu Kolaborasi Bentuk Koperasi

31

SATULIS.COM, BAUBAU Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse berharap, agar para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Kota Baubau mampu berkolaborasi, serta bekerja sama melalui pembentukan Koperasi yang sehat dan mandiri. Hal ini dimaksudkan, agar Koperasi tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan anggotanya.  

Hal itu ditegaskan La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya.saat menghadiri sekaligus membuka dengan resmi kegiatan Pelatihan Perkoperasian Bagi Koperasi Yang Wilayah Keanggotaannya Dalam Daerah Kabupaten/Kota, dan Pelatihan Diversifikasi Pengolahan Produk Berbahan Baku Jambu Mete, di Aula Hotel Mira Kota Baubau, Senin (31/10/2022).

La Ode Ahmad Monianse mengatakan, hal tersebut telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Baubau Tahun 2018-2023.

- Advertisement -

Di mana, dalam RPJMD tersebut telah mengamanatkan, untuk terwujudnya Baubau sebagai Kota Populer, yang harus dijabarkan dalam kegiatan peningkatan perekonomian masyarakat Kota Baubau.

“Sejak dahulu Baubau telah dikenal dalam bingkai Kerajaan dan Kesultanan Buton, dengan letaknya yang sangat strategis dan segala potensi kekayaan alamnya. Jambu Mete sebagai salah satu potensi unggulan dan komoditas alam Kota Baubau telah mengalami stagnan dan cenderung mengalami penurunan produksi, bahkan hanya dijual ke daerah lain sebagai bahan mentah,” tuturnya.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menuturkan, Koperasi yang diharapkan sebagai wadah organisasi perekonomian bagi para pelaku UKM, keberadaannya di Kota Baubau belum dapat menunjukkan perannya secara maksimal. Pasalnya, dari banyaknya jumlah Koperasi yang ada di Kota Baubau, yang hingga mencapai 262 Koperasi, namun jumlah yang aktif hanya sekitar 76 Koperasi.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengatakan, dengan kondisi dunia yang saat ini sedang berada dalam ancaman resesi ekonomi, daya beli masyarakat menurun, tingkat pengangguran yang tinggi, dan banyak para pelaku usaha yang merumahkan karyawannya bahkan berhenti beroperasi, maka Koperasi dan para pelaku UKM di Kota Baubau harus dapat beradaptasi dan berbenah.

Baca Juga :  Pemkot Baubau Apresiasi Kementerian Koperasi dan UKM Inisiasi Terbentuknya BLUD

Selain itu, juga harus mampu menangkap peluang yang ada, serta kembali menunjukkan eksistensinya sebagai pelaku ekonomi yang kuat, sehat, dan mandiri. Di mana, untuk mencapai hal tersebut, Pemerintah Kota Baubau akan terus memberikan dukungan yang terarah dan terukur, sebagai wujud dari komitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Komitmen tersebut telah tertuang dalam strategi pembangunan Kota Baubau, yaitu pembangunan ekonomi kerakyatan berbasis kearifan lokal. Dengan strategi yang dilakukan adalah pembentukan dan pemberdayaan, serta perlindungan Koperasi dan UKM yang andal dan berdaya saing, guna mewujudkan masyarakat Kota Baubau yang Maju, Adil dan Makmur,” ujar La Ode Ahmad Monianse. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry