BNNK Baubau Kembali Rapid Test Seluruh Jajarannya

42
Ketgam : Badan Narkotika Nasional Kota Baubau Kembali menggelar Rapid Test bagi seluruh jajarannya, Selasa (24/11/2020). (Satulis.com/HO BNNK Baubau)

SATULIS.COM, BAUBAU – Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Baubau menjalin kerjasama dengan Maxima Laboratorium Klinik dalam menyelenggarakan deteksi dini terhadap bahaya penularan Covid 19 bagi pegawai BNNK Baubau. Olehnya itu, BNNK Baubau menggelar Rapid test massal untuk seluruh jajarannya, Selasa (24/11).

Menurut Kepala BNN Kota Baubau Alamsyah S.Sos MSi, penyelenggaraan Rapid test ini sebagai upaya institusi BNN dalam memproteksi anggota nya dari bahaya penularan Covid 19

“Ini sesuai dengan petunjuk dari pusat yang disampaikan melalui BNN Propinsi, agar seluruh pegawai diharapkan untuk melaksanakan Rapid tes dalam rangka mencegah penularan Covid-19,” jelas Alamsyah seperti rilis Humas BNNK Baubau yang diterima Satulis.com.

- Advertisement -

Selain itu Alamsyah menjelaskan, pelaksanaan rapid tes bagi pegawai BNN Kota Baubau telah dilaksanakan dua kali dan dalam sepuluh hingga empat belas hari kedepan. Pihaknya akan kembali melakukan Rapid tes ke tiga bagi seluruh jajaran BNN Kota Baubau.

Alamsyah juga memaparkan, secara institusi BNN sangat berkomitmen dalam menjaga kondisi pegawai. Selain melakukan rapid tes bagi seluruh jajaran, BNN Kota Baubau juga secara berkala memberikan multivitamin untuk menjaga imun tubuh pegawai.

Ketgam : Kepala BNN Kota Baubau, Alamsyah saat mengikuti Rapid test Covid-19, Selasa (24/11/2020). (Satulis.com/HO BNNK Baubau)

“Kita rutin melakukan penyemprotan disinfektan, pemeriksaan suhu tubuh, cuci tangan dan seluruh pegawai wajib menggunakan masker serta secara berkala setiap pegawai di beri multivitamin,” tutur mantan Kabag Umum BNNP Sultra ini.

Di tempat yang sama, kepala cabang Maxima laboratorium klinik, Dahmar SKM M.Kes menanggapi positif kegiatan yang dilaksanakan oleh BNN Kota Baubau.

Menurutnya, pelaksanaan rapid tes Covid-19 dilingkungan pemerintah, menjadi penting karena merupakan bahagian atau upaya yang dilakukan pemerintah dalam hal pencegahan atau penanganan covid-19.

Dahmar juga menjelaskan, dalam melaksanakan rapid tes covid-19, pihaknya menggunakan dua metode. Yaitu pengambilan darah melalui vena dan melalui kapiler. Untuk metode pengambilan sampel darah melalui kapiler, hanya membutuhkan waktu 15 menit hingga 30 menit. Sementara untuk pengambilan sampel darah melalui vena membutuhkan waktu hingga 1 jam.

Baca Juga :  Sekda Buton Minta Dinkes Adakan Fasilitas Rapid Test Anti Gen

“Karena pengambilan sampel darah melalui vena itu diproses atau disentrikus, kemudian dimasukkan ke alat pemeriksa, sehingga dia lebih lama,” ulas Dahmar.

Menurut Dosen fakultas kesehatan masyarakat Universitas Dayanu Ikhsanuddin ini, selain membangun kerja sama dengan BNN Kota Baubau, Maxima cabang Kota Baubau juga telah melakukan pemeriksaan rapid tes Covid-19 di berbagai Instansi pemerintah lainnya seperti BPS, kantor-kantor yang berada dalam naungan Kemenkuham, Balai Taman Nasional Wakatobi, Bawaslu Propinsi Sulawesi Tenggara dan masih banyak yang lainnya.

Pelaksanaan rapid tes covid 19 yang di ikuti oleh seluruh jajaran BNN Kota Baubau, berlansung dengan lancar dan tanpa kendala. Salah satu pegawai BNN Kota Baubau WD Rizki Dwiyanti menyatakan sangat antusias mengikuti rapid tes covid 19.

“Saya sangat bersyukur dengan kegiatan seperti ini. Dengan mengikuti rapid tes covid-19, minimal kita bisa melakukan deteksi dini terhadap bahaya penularan covid-19,” ujar Dwi. (Adm)

Komentar
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry